BWF World Tour
Sorotan Hasil BEC 2026: Inggris Mimpi Buruk Prancis, Denmark Melesat Tanpa Perlawanan
Di saat Prancis digadang-gadang bakal meruntuhkan dominasi Denmark lewat BEC 2026, hasil di lapangan justru berkata lain.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Hasil babak 32 besar European Championships (BEC) 2026 menyajikan drama yang kontras bagi dua raksasa Benua Biru, Prancis dan Denmark.
Meski kedua negara ini diprediksi bakal saling sikut hingga partai puncak, nasib mereka di babak awal justru bak bumi dan langit.
Persaingan Denmark dan Prancis sejatinya tengah menjadi sorotan utama, terutama menjelang perhelatan akbar Thomas & Uber Cup 2026 mendatang.
Selama ini, Denmark memang memegang takhta dominasi yang sulit digoyahkan.
Namun, dalam dua edisi terakhir, Prancis mulai menunjukkan kedigdayaan mereka, khususnya di ajang European Mixed Team Championships.
Luka Lama dan Revans yang Tertunda
Jika menilik ke belakang, Denmark dan Prancis tercatat selalu bertemu di partai final turnamen beregu campuran sejak 2021.
Hingga edisi 2025 lalu, Anders Antonsen dan kolega masih mampu mempertahankan status juara sekaligus menegaskan bahwa Denmark belum habis di kancah regional.
Tapi kejutan besar terjadi pada kualifikasi Thomas-Uber Cup 2026 beberapa waktu lalu.
Prancis sukses mengukir sejarah dengan menjadi dalang kegagalan tim putra Denmark.
Saat itu, talenta muda seperti Alex Lanier, Christo Popov, hingga Toma Junior Popov berhasil meredam dominasi Denmark dan keluar sebagai kampiun.
Sayangnya, momentum emas Prancis itu justru seolah menguap saat memasuki nomor perorangan BEC 2026.
Ekspektasi Tinggi yang Berujung Ironi
Alih-alih melanjutkan tren positif, delegasi Prancis justru mencatatkan hasil minor yang menyesakkan. Pukulan telak datang dari sektor ganda campuran.
Pasangan andalan sekaligus unggulan pertama, Thom Gicquel/Delphine Delrue, secara mengejutkan harus angkat koper lebih awal.
Baca juga: Menanti Tuah Prancis di BEC 2026: Peluang Popov Cs Panen Gelar di Negeri Matador
Bertarung sengit selama 67 menit melawan utusan Inggris, Callum Hemming/Estelle van Leeuwen, Gicquel/Delrue dipaksa bertekuk lutut melalui drama rubber game.
Sempat mencuri gim kedua, kandidat kuat juara ini akhirnya menyerah dengan skor tipis 17-21, 21-18, dan 20-22.