Rabu, 22 April 2026

BWF World Tour

Rekor Unik Chou Tien Chen di BAC 2026: Pemain Tertua yang Lolos ke Babak Semifinal

Pebulu tangkis Taiwan, Chou Tien Chen, bukukan rekor menarik dengan menjadi pemain tunggal putra tertua yang lolos semifinal BAC.

Ringkasan Berita:
  • Chou Tien Chen resmi menjadi semifinalis tertua dalam sejarah BAC setelah menumbangkan Loh Kean Yew di babak perempat final 2026
  • Pemain berusia 36 tahun ini berhasil memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh pemain Vietnam, Nguyen Tien Minh
  • Dedikasi Chou dibuktikan dengan partisipasi aktifnya di 27 turnamen sepanjang tahun 2025 demi menjaga ritme permainannya di level dunia

TRIBUNNEWS.COM - Bukti usia hanyalah angka ditunjukkan oleh tunggal putra veteran Taiwan, Chou Tien Chen. Di usianya yang telah menginjak 36 tahun, pemain kawakan ini sukses mengguncang panggung Badminton Asia Championships (BAC) 2026, Jumat (10/4/2026).

Berlaga dalam babak perempat final di Ningbo Olympic Sports Center, China, Chou berhasil menumbangkan jagoan Singapura, Loh Kean Yew, melalui drama tiga gim yang melelahkan dalam durasi 69 menit.

Kemenangan dengan skor 21-16, 12-21, 21-17 tersebut mengantarkan Chou melangkah ke babak semifinal sekaligus mengamankan medali bagi delegasi Taiwan.

Di tengah kepungan para pemain muda Asia yang mengandalkan kecepatan, Chou membuktikan bahwa kematangan mental dan fisik yang terjaga masih mampu berbicara banyak di level tertinggi.

Jadi Pemain Tertua Lolos semifinal BAC 2026

Keberhasilan menembus babak empat besar ini tak sekadar soal raihan medali, namun juga soal catatan sejarah.

Berdasarkan statistik Badminton Ranks, Chou Tien Chen resmi menjadi pemain tertua dalam sejarah yang berhasil mencapai babak semifinal BAC pada usia 36 tahun lewat 25 hari.

Chou melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh pemain legendaris Vietnam, Nguyen Tien Minh, yang mencapai semifinal BAC 2019 pada usia 36 tahun 20 hari.

Posisi Chou diikuti oleh deretan legenda dunia lainnya, seperti Lee Chong Wei (35 tahun) pada 2018, Lin Dan (33 tahun) pada 2017, dan Sho Sasaki (31 tahun) pada edisi 2014 silam.

Pencapaian ini juga menjadi penebusan bagi rapor merah Chou dalam tiga edisi terakhir di BAC. Sejak 2023 hingga 2025, ia selalu tersisih di babak awal.

Kini, setelah menanti selama tujuh tahun sejak terakhir kali mencicipi semifinal pada 2019, Chou kembali membuktikan kelasnya sebagai salah satu tunggal putra paling awet di dunia.

Baca juga: 27 Turnamen Chou Tien Chen di BWF World Tour 2025, Siasat Jaga Ritme Permainan

Kegilaan Chou: Bermain Demi Ritme dan Cinta

Tekad Chou untuk terus berkompetisi memang berada di level yang berbeda.

Saat mayoritas pemain elite seusianya mulai membatasi jadwal turnamen demi menjaga kebugaran, Chou justru melakukan hal sebaliknya.

Pada musim 2025 saja, ia tercatat mengikuti 27 turnamen dengan total 72 pertandingan di seluruh dunia sebagaimana mengutip BWF.

Sebagai perbandingan, pemain yang lebih muda seperti Anders Antonsen (Denmark) hanya melakoni 18 turnamen, sementara Kunlavut Vitidsarn (Thailand) hanya tampil di 19 turnamen setahun.

Chou seolah tidak mengenal kata lelah dengan rata-rata mengikuti lebih dari dua turnamen setiap bulannya melintasi tiga benua.

lihat fotoCHOU TIEN CHEN - Pebulu tangkis tunggal putra Taiwan Chou Tien Chen meluapkan kegembiraan usai mengalahkan pebulu tangkis tunggal putra Denmark Anders Antonsen pada babak Final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7/2019). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
CHOU TIEN CHEN - Pebulu tangkis tunggal putra Taiwan Chou Tien Chen meluapkan kegembiraan usai mengalahkan pebulu tangkis tunggal putra Denmark Anders Antonsen pada babak Final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7/2019). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved