Kamis, 30 April 2026

Thomas dan Uber Cup

Hendra Setiawan Gabung di Skuad Thomas Cup 2026, Dapat Peran Baru di Tim Beregu Putra Indonesia

Hendra Setiawan kembali menghiasi skuad Piala Thomas 2026, namun kini dengan peran baru sebagai pelatih di tim beregu putra Indonesia.

Tayang:
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
HENDRA SETIAWAN - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan saat acara perpisahan bertajuk 'Tribute to The Daddies' sebelum laga final Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (26/1/2025). - Hendra Setiawan resmi bergabung dengan tim Piala Thomas 2026 sebagai pelatih, menandai peran barunya setelah pensiun sebagai pemain. 

Ringkasan Berita:
  • Hendra Setiawan resmi bergabung dengan tim Piala Thomas 2026 sebagai pelatih, menandai peran barunya setelah pensiun sebagai pemain.
  • Hendra mengakui peran pelatih lebih menantang karena harus menentukan strategi dan komposisi pemain dalam menghadapi lawan-lawan kuat di fase grup.
  • Indonesia yang tergabung di grup berat tetap menargetkan hasil maksimal, dengan harapan melanjutkan tradisi lolos ke final Piala Thomas.

TRIBUNNEWS.COM - Nama Hendra Setiawan kembali menghiasi skuad tim beregu putra Indonesia di ajang Piala Thomas 2026.

Namun kali ini, legenda ganda putra tersebut hadir bukan sebagai pemain, melainkan mengemban peran baru sebagai pelatih tim beregu putra.

Sejak resmi memutuskan pensiun pada awal 2025 lalu, Hendra Setiawan memang telah mendalami peran baru sebagai pelatih.

Namun perannya di tim beregu putra Indonesia ini benar-benar baru, karena selama ini ia hanya menangani satu pasangan secara langsung, yakni menjadi pelatih Sabar Karyaman/Reza Pahlevi.

Hendra mengakui, menjadi pelatih di ajang sebesar Piala Thomas tidak pernah terbayang sebelumnya. 

Namun, peraih medali emas Olimpiade 2008 ini melihat kesempatan ini sebagai panggilan sekaligus proses pembelajaran.

"Tidak pernah kepikiran sebelumnya, tapi ini kesempatan dan pengalaman baru buat saya sebagai pelatih," katanya, melalui keterangan pers PBSI.

Baca juga: Gambaran Poin BWF Thomas & Uber Cup 2026: Jaminan Untung Tumbangkan Pemain Elite

Ia pernah mengungkapkan, menjadi pelatih berbeda jauh dengan pelatih yang mengamati di pinggir lapangan.

Selain juga harus mengatur pikiran, ia juga dituntut untuk menyiapkan strategi di lapangan.

Dan kini, di turnamen beregu pekerjaan pun bertambah, karena juga harus menentukan susunan pemain yang tampil bermain.

"Rasanya mungkin lebih susah kali, ya. Jadi pelatih, kan, harus nentuin (strategi dan susunan pemain)."

"Kalau saat jadi pemain, kan, langsung saja siap main, ya, main," kata Hendra Setiawan.

Ia mengaku sudah mulai berdiskusi dengan pelatih kepala ganda putra, Antonius Budi Ariantho, untuk memetakan strategi dan komposisi pemain menghadapi tiap pertandingan.

"Kemarin sudah ngobrol dengan Koh Anton (Antonius Budi Ariantho), memetakan nanti siapa yang lawan ini, siapa yang turun," kata

Dengan pengalaman panjangnya, termasuk saat berduet dengan Mohammad Ahsan, Hendra diharapkan mampu menularkan mental juara kepada tim yang kini dihuni kombinasi pemain senior dan junior.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved