Minggu, 19 April 2026

Thomas dan Uber Cup

Preview Uber Cup 2026: Indonesia Terjebak, China Waspadai Hadangan Korea Selatan

Preview Uber Cup 2026 di mana Indonesia terjebak di grup neraka di saat China berpotensi diadang Korea Selatan yang bisa menjegal.

Penulis: Niken Thalia
Editor: Drajat Sugiri

Ringkasan Berita:
  • China masih jadi favorit juara meskipun Korea Selatan hingga Jepang bisa jadi penjegal langkahnya
  • Indonesia yang terjebak di grup Neraka mencoba untuk bergabung dalam duel elite di Uber Cup 2026
  • Jepang diprediksi bakal mulus lolos fase grup dan bisa jadi ancaman China dalam perebutan gelar

TRIBUNNEWS.COM - China yang datang dengan status juara bertahan di Uber Cup 2026 serta barisan pemain andalandiwarnai dengan misi mustahi mengingat rivalnya diprediksi bisa jadi penjegal.

Sejarah Uber Cup mencatat bahwa status favorit bukanlah jaminan mutlak untuk naik ke podium tertinggi.

Tak perlu jauh menilik jauh, edisi 2022 lalu Korea Selatan menjadi tim terakhir yang mampu meruntuhkan dominasi China.

Kini, Korea kembali dengan komposisi pemain yang hampir serupa, namun jauh lebih meyakinkan untuk bisa menjegal China.

An Se-young kini telah menjadi pemain yang jauh lebih matang dan lengkap dibandingkan dua tahun lalu.

Dengan dukungan pemain tunggal seperti Kim Ga-eun dan Sim Yu-jin, serta kedalaman sektor ganda yang solid, Korea Selatan memiliki rasa percaya diri tinggi untuk kembali mengklaim gelar Uber.

lihat fotoSEMIFINAL INDONESIA OPEN - Pebulutangkis Korea Selatan, An Se Young meluapkan ekspresi kegembiraan usai melawan pebulutangkis Jepang, Akane Yamaguchi pada semifinal Indonesia Open 2025 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (7/6/2025). An Se Young berhasil melaju ke final usai menang dua set langsung dari Akane Yamaguchi dengan skor 21-18 dan 21-17. TRIBUNNEWS/HERUDIN
SEMIFINAL INDONESIA OPEN - Pebulutangkis Korea Selatan, An Se Young meluapkan ekspresi kegembiraan usai melawan pebulutangkis Jepang, Akane Yamaguchi pada semifinal Indonesia Open 2025 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (7/6/2025). An Se Young berhasil melaju ke final usai menang dua set langsung dari Akane Yamaguchi dengan skor 21-18 dan 21-17. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Grup D: Ancaman Juara Eropa

Menariknya, Korea idak akan berjalan mulus di fase grup. Di Grup D, tantangan nyata datang dari Thailand.

Meski sektor ganda mereka tengah mengalami penurunan performa dalam beberapa bulan terakhir, kekuatan tunggal putri Thailand yang dipimpin Ratchanok Intanon tetap menjadi ancaman serius.

Kejuaraan beregu sering kali menjadi panggung bagi eksperimen pasangan ganda dadakan, dan Thailand memiliki personel yang cukup mumpuni untuk melakukan strategi itu demi melaju jauh.

Satu nama yang wajib diwaspadai di grup ini adalah Bulgaria. Sang juara baru Eropa ini mencatatkan sejarah dengan menumbangkan Denmark di level kontinental.

Dengan kontribusi Kaloyana Nalbantova dan kekuatan Stefani Stoeva dan Gabriela Stoeva, Korea dan Thailand dipastikan akan sangat berhati-hati saat menghadapi kejutan dari utusan Eropa ini.

Baca juga: Juara Thomas dan Uber Cup 5 Tahun Terakhir: Dominasi China, Tim Putra Indonesia Langganan Final

Grup C: Indonesia Terjebak di Grup Neraka

Dari empat grup yang ada, Grup C disebut-sebut sebagai grup paling kompetitif dan sulit diprediksi.

Di sana ada Indonesia, Taiwan, dan Kanada yang akan saling sikut demi tiket babak gugur.

Indonesia akan sangat bergantung pada Putri Kusuma Wardani sebagai ujung tombak tunggal pertama setelah absennya Gregoria Mariska.

Sektor ganda Indonesia memiliki variasi pilihan yang cukup menarik, mulai dari pasangan Rachel Allessya/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji/Meilsya Trias, hingga opsi menarik dengan memasangkan Siti Fadia dan Amallia Pratiwi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved