Rabu, 6 Mei 2026

MotoGP

MotoGP Spanyol 2026: Memori Indah Jagoan VR46 Ducati di Jerez, Modal Perbaiki Motor GP26

Fabio Diggia, pembalap tim Valentino Rossi yang punya kenangan manis jadikan Sirkuit Jerez panggung menjinakkan motor GP26.

Tayang:
Penulis: Niken Thalia
Editor: Dwi Setiawan

Ringkasan Berita:
  • Fabio Di Giannantonio fokus melakukan optimasi pada bagian depan motor nanti di Sirkuit Jerez
  • Performa gemilang dengan pole position beruntun menjadi modal kepercayaan diri tinggi
  • Diggia bertekad menjaga keunggulannya atas Marc Marquez di klasemen sementara

TRIBUNNEWS.COM - Fabio Di Giannantonio selaku pembalap andalan VR46 Racing ini datang tidak hanya membawa ambisi podium, tetapi juga misi untuk menjinakkan Desmosedici GP26 di Jerez.

Bagi pembalap yang akrab disapa Diggia, Jerez bukan sekadar titik pemberhentian di kalender balap. Ada memori manis yang tersimpan rapi di sirkuit ini; sebuah kejayaan saat ia masih berkompetisi di kelas Moto2 pada musim 2021.

Kenangan podium tertinggi itulah yang coba dihidupkan kembali oleh Diggia sebagai bensin motivasi guna menemukan celah terbaik dari motor spek terbaru Ducati musim ini.

Kepercayaan diri Diggia saat ini sedang berada di titik tertinggi, bukan tanpa alasan.

Ia mengantongi modal impresif dari tur Amerika Latin dan Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

lihat fotoDIGGIA DAN MORBIDELLI - 2 pembalap tim VR46 Racing beraksi dalam Sprint Race MotoGP Amerika 2025 yang berlangsung di Sirkuit COTA pada 30 Maret 2025. (Foto: Laman Resmi VR46 Racing)
DIGGIA DAN MORBIDELLI - 2 pembalap tim VR46 Racing beraksi dalam Sprint Race MotoGP Amerika 2025 yang berlangsung di Sirkuit COTA pada 30 Maret 2025. (Foto: Laman Resmi VR46 Racing)

Catatan prestasinya sangat mentereng dengan raihan back-to-back pole position yang dimulai sejak seri Brasil dan berlanjut hingga ke COTA.

Statistik ini membuktikan bahwa dalam hal kecepatan murni satu putaran (one lap pace), Diggia adalah penunggang Desmosedici tertajam saat ini.

Sayangnya, dominasi Aprilia yang sedang berada di puncak performa membuat raihan posisi start terdepan tersebut belum bisa dikonversikan menjadi kemenangan manis.

Meski begitu, performa Diggia cukup untuk menempatkan dirinya sebagai pembalap Ducati dengan posisi klasemen sementara yang lebih baik daripada sang juara dunia delapan kali, Marc Marquez.

Momentum Kebangkitan di Eropa

Bagi sebagian besar, dimulainya balapan seri Eropa sering kali dianggap sebagai garis start sesungguhnya dalam perburuan mahkota juara dunia MotoGP.

Namun, Diggia memiliki sudut pandang berbeda. Baginya, genderang perang sudah ditabuh sejak putaran pertama dan ia tidak ingin membuang momentum yang telah terbangun.

Baca juga: MotoGP Spanyol 2026: Pembuktian Ducati Masih Menyala atau Kian Dibelenggu Aprilia

"Kita kembali ke Eropa, menuju Jerez. Ini adalah lintasan yang kita semua kenal dengan sangat baik, dan akan sangat menarik untuk kembali ke Benua Biru," ujar Diggia mengutip Crash.

Ia menepis anggapan bahwa musim baru benar-benar dimulai di Spanyol. Dengan nada percaya diri, ia menegaskan bahwa pondasi tim asuhan Valentino Rossi itu sudah sangat kokoh.

"Banyak orang bilang kejuaraan dunia baru dimulai di Eropa, tapi bagi kami, musim ini sudah dimulai dengan sangat baik. Kami melaju kuat, ini adalah momen yang bagus, baik dengan tim maupun dengan motornya," tambahnya.

Menyelesaikan Pekerjaan Rumah

Meski unggul tipis lima poin atas Marc Marquez di klasemen sementara, Diggia enggan jemawa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved