Rabu, 29 April 2026

Badminton

Presiden Badminton China Terjerat Kasus Korupsi, Zhang Jun Sempat Hilang Kontak 10 Hari

People’s Daily mengonfirmasi bahwa sang legenda hidup badminton China, Zhang Jun, kini resmi dalam bidikan otoritas antikorupsi China.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Zhang Jun resmi diinvestigasi otoritas antikorupsi atas dugaan pelanggaran hukum dan disiplin yang sangat serius
  • Sang Ketua CBA telah menghilang dari publik selama sepuluh hari dan absen dalam turnamen penting tahun ini
  • Nama dan informasi kepemimpinan Zhang Jun mulai dihapus dari situs resmi institusi pendidikan olahraga di Nanjing

TRIBUNNEWS.COM - Dunia bulu tangkis internasional dikejutkan oleh kabar yang datang dari China. Sosok legendaris yang dikenal sebagai tembok kokoh di sektor ganda campuran, Zhang Jun, kini nasibnya di ujung tanduk.

Presiden Asosiasi Bulu Tangkis China (CBA) dilaporkan sedang menjalani investigasi serius terkait dugaan pelanggaran disiplin dan hukum berat oleh otoritas antikorupsi tertinggi di Tiongkok.

Kabar mengejutkan ini pertama kali diledakkan oleh media pemerintah Tiongkok, People’s Daily, pada hari ini, Rabu (29/4/2026).

Laporan tersebut mengonfirmasi spekulasi yang telah beredar luas selama beberapa pekan terakhir mengenai keberadaan sang peraih dua medali emas Olimpiade tersebut.

Zhang Jun kini mencatatkan sejarah kelam sebagai peraih emas Olimpiade pertama asal China yang harus berhadapan dengan otoritas disiplin, dengan potensi hukuman penjara yang sangat nyata di depan mata.

lihat fotoZHANG JUN - Presiden Asosiasi Bulu Tangkis China (CBA), Zhang Jun, ketika mengawal anak didiknya Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping dalam gelaran Sudirman Cup 2025 di Xiamen, China, pada 4 Mei 2025. (Foto: BWF)
ZHANG JUN - Presiden Asosiasi Bulu Tangkis China (CBA), Zhang Jun, ketika mengawal anak didiknya Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping dalam gelaran Sudirman Cup 2025 di Xiamen, China, pada 4 Mei 2025. (Foto: BWF)

Teka-teki Hilangnya Sang Ketua Terjawab

Tanda-tanda keruntuhan sang legenda sebenarnya sudah mulai tercium sejak pertengahan April.

Zhang Jun secara misterius absen dalam gelaran prestisius Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) dan turnamen beregu paling bergengsi, Thomas & Uber Cup (TUC) tahun ini.

Ketidakhadirannya di tribun VIP maupun dalam sesi seremonial resmi memicu kasak-kusuk di kalangan penggemar dan jurnalis olahraga.

Melansir laporan dari United Daily Malaysia pada (25/4) lalu, berita besar ini sejatinya mulai pecah pada Jumat (24/4) lalu.

Zhang dikabarkan telah diputus komunikasinya dengan dunia luar selama lebih dari sepuluh hari.

Baca juga: Tangis Jia Yi Fan Pecah, Chen Qing Chen Beri Pesan di Upacara Perpisahan Badminton China

Penampilan publik terakhirnya tercatat pada 17 April silam. Sejak saat itu, sang ketua seolah ditelan bumi, memicu kekhawatiran sekaligus kecurigaan bahwa ia telah diamankan oleh pihak berwenang.

Pihak keluarga Zhang Jun dilaporkan sempat berupaya mencari kejelasan. Mereka mendatangi Biro Olahraga Provinsi Jiangsu untuk menanyakan keberadaan pria yang pernah merajai podium Sydney 2000 dan Athena 2004 tersebut.

Namun, pencarian itu menemui jalan buntu.

"Kami tidak menerima respons yang jelas mengenai keberadaannya," ungkap salah satu sumber yang mengetahui upaya keluarga tersebut.

Penyelidikan Meluas: Dari Federasi hingga Institusi Pendidikan

Investigasi yang dilakukan oleh otoritas pengawasan dan inspeksi disiplin China ini dikabarkan tidak hanya menyasar peran Zhang Jun sebagai pucuk pimpinan bulu tangkis China.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved