MotoGP
Marc Marquez Menang Lagi dalam Balutan Cedera, MM93 Menebar Psywar Teruntuk Rival
Pembalap Ducati, Marc Marquez, sebut kemenangan MotoGP Hungaria 2026 di Balaton Park belum menempatkan dirinya dalam kondisi dan performa fit.
Pembalap berusia 33 tahun itu menambahkan bahwa perbedaan karakter lintasan menjadi salah satu faktor yang membuatnya tampil lebih kompetitif di Hungaria dibandingkan saat balapan di Mugello.
"Di Mugello saya tidak memiliki ritme yang cukup baik dan mengalami banyak kesulitan. Namun di sini saya bisa mengendarai motor sesuai gaya saya, dan itu sangat membantu dalam menghemat energi selama balapan," ujar Marquez.
Kesempatan Ukir Sejarah Comeback Terbesar di MotoGP
Marc Marquez saat ini menduduki posisi kelima di tabel klasemen sementara MotoGP 2026. MM93 mengumpulkan 108 poin, atau tertinggal 72 angka dari Marco Bezzecchi sebagai pemimpin kejuaraan dunia.
Menariknya, setelah Grand Prix Italia di Mugello beberapa waktu lalu, Marc Marquez sempat tertinggal 102 poin.
Kini, yang menjadi sorotan besar adalah, mampukah Marc Marquez back to back juara dunia MotoGP 2026. Secara peluang, kesempatan itu terbuka lebar.
Apalagi MotoGP 2026 menyisakan 14 seri alias memperebutkan 518 poin maksimal jika sapu bersih baik balapan sprint dan main race.
Dalam riwayat kejuaraan dunia MotoGP, tidak ada pembalap yang mampu melakukan comeback menjadi kampiun setelah tertinggal lebih dari 100 poin.
Sejarah mencatat, comeback terbesar pembalap sebagai juara dunia MotoGP dilakukan Francesco 'Pecco' Bagnaia. Pada MotoGP 2022, Pecco Bagnaia sukses menjadi juara dunia setelah melakukan comeback ketertinggalan poin terbesar, yakni 91 angka.
Namun catatannya, saat itu format sprint race belum diperkenalkan.
Kini, layak ditunggu, mampukah Marc Marquez melengkapi gelar juara dunianya menjadi 10, sekaligus menciptakan comeback terbesar dalam sejarah MotoGP.
(Tribunnews.com/Giri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Marc-Marquez-Practice-MotoGP-Hungaria-2026.jpg)