Timnas Indonesia

Suporter Timnas Indonesia asal Bali Ditahan di Malaysia, Keluarga Minta PSSI Bertindak

Dari tiga suporter Indonesia yang ditahan, salah satunya adalah ketua Suporter Indonesia Pulau Bali (SIPB)Ian Prada Pribowo.

Suporter Timnas Indonesia asal Bali Ditahan di Malaysia, Keluarga Minta PSSI Bertindak
ADAM AIDIL/AFC
Suporter Indonesia memberikan dukungan dari tribune Stadion Bukit Jalil saat laga Timnas U-16 Indonesia vs Australia dalam perempat final Piala Asia U-16 2018, 1 Oktober 2018. 

Dari tiga suporter Indonesia yang ditahan, salah satunya adalah ketua Suporter Indonesia Pulau Bali (SIPB) Ian Prada Pribowo.

TRIBUNNEWS.COM - Kasus yang melibatkan suporter Timnas Indonesia dan suporter Malaysia berbuntut dengan ditahannya tiga fans Indonesia di Kepolisian Malaysia pasca laga Malaysia vs Indonesia, Selasa (19/11/2019).

Dari tiga suporter Indonesia yang ditahan, salah satunya adalah ketua Suporter Indonesia Pulau Bali (SIPB) Ian Prada Pribowo.

Suporter Indonesia yang di tahan di Malaysia
Suporter Indonesia yang di tahan di Malaysia (Tribun Bali / M Firdian San)

Dikutip Tribunnews dari Tribun-Bali.com, Istri Ian, Diah, mengatakan kapolda Bali sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian di Malaysia dan proses penyelidikan berlangsung selama dua minggu.

"Kemarin Kapolda Bali telah menelepon polisi di sana (Malaysia) katanya proses penyelidikan masih berlangsung selama dua minggu," ujar Diah.

Selain itu dirinya juga meminta federasi sepakbola Indonesia (PSSI) untuk bertindak cepat mengatasi masalah ini.

"Hanya kalau PSSI cepat dan bisa menjamin, dan klarifikasi mereka siapa mungkin lebih cepat dari dua minggu sudah bisa keluar," tegas Diah.

Suporter Indonesia kala mendukung Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil Malaysia, Selasa (219/11/2019).
Suporter Indonesia kala mendukung Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil Malaysia, Selasa (219/11/2019). (Instagram/jess_amalia20)

Diah menjelaskan intinya ada pada PSSI, meskipun ada KBRI tetapi yang ditunggu tetap PSSI karena mereka yang ditahan possinya sebagai suporter.

"Kami minta PSSI dan KBRI Malaysia, membantu mempercepat proses pembebasan, toh mereka hanya suporter."

"Tak ada kaitan dengan organisasi teroris atau apa pun gitu," ungkap Diah melanjutkan.

Halaman
12
Penulis: Atreyu Haikal Rafsanjani
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved