Breaking News:

Liga 1

Beda Pendapat dengan Arema, Asisten Pelatih Singo Edan: Tanpa Degradasi, Tim Gurem Ogah Ngoyo

Asisten Pelatih Arema FC asal Blitar itu menilai kompetisi tanpa degradasi mengurangi semangat tim untuk bertanding.

tribun kaltim
Charis Yulianto 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Wacana kompetisi Liga 1 2020 dilanjutkan tanpa degradasi memunculkan pendapat berbeda di internal Arema FC.

Bila pihak manajemen Arema FC menilai kompetisi tanpa degradasi akan tetap sengit, pendapat berbeda disampaikan asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto.

Asisten Pelatih Arema FC asal Blitar itu menilai kompetisi tanpa degradasi mengurangi semangat tim untuk bertanding.

Baca: Daftar Klub yang Setuju Vs Klub yang Tak Setuju Liga 1 2020 Dilanjutkan di Situasi Pandemi Covid-19

Meski semua tim bakal berlomba untuk bisa menjadi juara dan runner up agar bisa mewakili Indonesia di AFC, namun tanpa degradasi ini membuat tim-tim klasemen bawah akan tampil apa adanya dan terkesan tak mau 'ngoyo' karena tak ada ancaman degradasi.

"Jujur sebenarnya kalau tidak ada degradasi saya tidak sepakat. Semangat kompetisinya tidak ada. Seluruh tim yang bermain dan berada di papan bawah menjelang kompetisi berakhir pastinya akan bermain apa adanya," kata Charis Yulianto pada SURYAMALANG.COM, Rabu (3/6/2020).

Baca: Termasuk Persib, Cuma Enam Klub yang Setuju Liga 1 2020 Dilanjut, Ini Kata Umuh Muchtar

Meski tak setuju namun mantan asisten pelatih Borneo FC itu menyambut baik wacana PSSI terkait hal ini dan rencana kembali bergulirnya kompetisi.

"Yang pasti saya menyambut baik keinginan Ketum PSSI soal kompetisi akan bergulir kembali. Tentunya harapan semua pelatih dan pemain seperti itu, entah nantinya sistemnya seperti apa ataupun tanpa degradasi. Kami sepenuhnya menyerahkan ke federasi dan operator liga," jelasnya.

Arema Berpendapat Beda

Halaman
1234
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved