Breaking News:

Liga 1

PSSI Buat Aturan Baru Gaji Liga 1 dan Liga 2, Pemain Sekurang-kurangnya Dibayar Sesuai UMR Provinsi

Iriawan menegaskan, pada pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 tidak akan ada pemain dan pelatih yang mendapatkan bayaran di bawah UMR.

Tribunnews/Abdul Majid
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat diwawancari di kantor PSSI usai berdiskusi secara virtual dengan Shin Tae-yong di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Federasi Sepakbola Indonesia, PSSI memutuskan melanjutkan kompetisi sepakbola Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 bisa dilanjutkan lagi dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Liga di berbagai tingkatan itu dihentikan menyusul pandemi covid-19 di dalam negeri.

Kepastian tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) bernomor SKEP/53/VI/2020, dan disampaikan langsung Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan pada Minggu (28/6/2020) malam.

PSSI memastikan, kompetisi sepak bola di Indonesia bisa bergulir lagi pada bulan Oktober 2020 mendatang.

Baca: Was-was Liga 1 2020 Dilanjutkan, Pelatih Persebaya: Novak Djokovic Saja Bisa Kena Covid-19

Baca: Shin Tae-yong Berdamai dengan PSSI, Ini Janjinya untuk Indonesia

Petinggi MNC Group Hary Tanoesoedibjo saat foto bersama Ketum PSSI Mochamad Iriawan dan Direktur PT LIB pada acara launcing MNc Group sebagai hak siar Liga 1 & 2 2020 di Inews Tower, Jakarta, Senin (17/2/2020).
Petinggi MNC Group Hary Tanoesoedibjo saat foto bersama Ketum PSSI Mochamad Iriawan dan Direktur PT LIB pada acara launcing MNc Group sebagai hak siar Liga 1 & 2 2020 di Inews Tower, Jakarta, Senin (17/2/2020). (Tribunnews/Abdul Majid)

Namun, sampai dengan saat ini PSSI masih belum menentukan jadwal serta regulasi yang akan diterapkan di Liga 1 dan Liga 2 2020.

Dalam SK terbaru PSSI, salah satu poin yang dihasilkan adalah peraturan mengenai gaji pemain dan pelatih pada saat kompetisi sepak bola bergulir.

Keputusan terbaru dari PSSI yaitu mempersilahkan kepada klub kontestan Liga 1 membayar sebesar 50 persen, sementara Liga 2 sebesar 60 persen atau sekurang-kurangnya di atas upah minimum regional (UMR) di daerah klub masing-masing.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding pada saat kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2 dihentikan force majeure akibat pandemi Covid-19.

Sebelumnya, PSSI mempersilahkan tim kontestan Liga 1 dan Liga 2 memberikan gaji sebesar 25 persen pada bulan Maret sampai Juni 2020.

Baca: Kronologi Konflik Shin Tae-yong dan Indra Sjafri: Sudah Minta Maaf, Diminta ke Luar dari Ruang Rapat

Halaman
12
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved