Breaking News:

Liga 1

Arema FC Batalkan Rencana Latihan Perdana pada 15 Juli, Ada Apa?

Untuk latihan bersama nanti, tim pelatih Arema FC ingin tetap menggelarnya di Malang meskipun Jawa Timur sedang berada di zona merah Covid-19.

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Mario Gomez memberikan instruksi pada pemain dalam latihan Arema FC di Stadion Gajayana Malang, Jumat (17/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Rencana Arema FC untuk menggelar sesi latihan kembali pada 15 Juli 2020 dipastikan batal terlaksana.

Alasan utamanya adalah manajemen Arema FC masih melakukan perubahan kontrak kerja kepada pemain dan ofisial Singo Edan.

Asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto, mengatakan sejatinya manajemen mengumpulkan skuad pada 15 Juli 2020 di Malang, Jawa Timur.

Baca: Empat Klub Tolak Liga 1 2020 Dilanjutkan, Arema FC: Subsidi Bisa Dibagi ke Tim Yang Ikut

Baca: Liga 1 2020 Dilanjutkan, Arema FC Pilih Jalur Darat untuk Laga Away: Sudah Siapkan Bus Pribadi

PELATIH AREMA FC - Pelatih Arema FC, Mario GomezĀ  menjawab pertanyaan wartawan saat di perkenalkan pada wartawan di Kantor Arema FC, Kamis (16/1/2020). SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
PELATIH AREMA FC - Pelatih Arema FC, Mario Gomez  menjawab pertanyaan wartawan saat di perkenalkan pada wartawan di Kantor Arema FC, Kamis (16/1/2020). SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO (SURYA/SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO)

Agenda selanjutnya pada 15 dan 16 Juli 2020, para pemain serta ofisial tim kepelatihan melakukan rapid test sebagai syarat utama untuk menggelar sesi latihan.

Latihan pun kabarnya dilakukan pada 20 Juli 2020.

Akan tetapi Charis Yulianto mendapatkan informasi dari manajemen Arema FC bahwa rencana yang sudah disusun itu batal terlaksana.

"Info terakhir itu kami diminta kumpul tanggal 15 Juli. Lalu tanggal 15 dan 16 Juli rapid test dan kemungkinan latihan baru terlaksana tanggal 20 Juli," kata Charis Yulianto dilansir BolaSport.com.

"Tapi saya dapat informasi lagi dari manajemen kemungkinan agenda itu ditunda. Sebab manajemen Arema FC sedang melakukan negosiasi kontrak kerja ulang dengan beberapa pemain."

Negosiasi kontrak kerja memang tengah dilakukan oleh klub-klub di Indonesia setelah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari PSSI.

Federasi sepak bola Indonesia itu mempersilahkan klub untuk memotong gaji pemain sebesar 50 persen pada tim Liga 1 dan 60 persen di Liga 2.

Halaman
12
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved