Senin, 11 Mei 2026

Bukayo Saka Tulis Surat Terbuka Nan Emosional Pasca-Gagal Penalti di Final EURO 2020

Bukayo Saka juga menyuarakan kekecewaannya kepada platform media sosial atas adanya insiden ujaran kebencian berbau rasial.

Tayang:
Laurence Griffiths / POOL / AFP
Gelandang Inggris Bukayo Saka (kiri) dihibur oleh penyerang Inggris Harry Kane setelah kekalahan mereka dalam pertandingan final sepak bola UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021. 

TRIBUNNEWS.COM -- Sebagai pemain yang masih sangat belia, laga final Euro 2020 mungkin menjadi satu di antara episode hidup yang tak akan dilupakan Bukayo Saka seumur hidup.

Pemain muda Timnas Inggris, itu harus menerima kenyataan pahit.

Dengan tampil di hadapan publiknya sendiri di Stadion Wembley, London, Timnas Inggris melawan Timnas Italia.

Banyaknya dukungan dari para suporter membuat Timnas Inggris unggul terlebih dahulu pada menit ke-2 melalui gol yang dicetak oleh Luke Shaw.

Baca juga: Amarah Hooligan Inggris Serang Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka, Polisi Turun Tangan

Shaw mencetak gol setelah memanfaatkan ruang kosong di lini belakang Timnas Italia dan mendapat umpan silang dari Kieran Trippier.

Keunggulan tersebut sempat bertahan cukup lama hingga Leonardo Bonucci mencetak gol penyeimbang pada menit ke-67.

Baca juga: Update Bursa Transfer, Griezmann Menuju Inggris, Man City Gila-gilaan Tawar Erling Haaland Rp 2,2 T

Bek Italia Giorgio Chiellini (kanan) menyapa gelandang Inggris Bukayo Saka setelah melakukan pelanggaran dalam pertandingan final sepak bola UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021.
FACUNDO ARRIZABALAGA / POOL / AFP
Bek Italia Giorgio Chiellini (kanan) menyapa gelandang Inggris Bukayo Saka setelah melakukan pelanggaran dalam pertandingan final sepak bola UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021. FACUNDO ARRIZABALAGA / POOL / AFP (FACUNDO ARRIZABALAGA / POOL / AFP)

Gol tersebut tercipta ketika situasi kemelut di depan gawang Jordan Pickford yang kemudian justru dimanfaatkan oleh Bonucci.

Skor imbang 1-1 kemudian bertahan hingga waktu normal usai dan laga dilanjutkan dengan babak tambahan.

Pada babak tambahan, kedudukan masih saja imbang dengan skor 1-1 sehingga hasil laga ditentukan melalui adu penalti.

Pada babak adu penalti, Inggris sempat unggul terlebih dahulu dengan skor 2-1 pada dua penendang pertama.

Namun, petaka justru datang pada penendang ketiga dan keempat.

Baca juga: Bursa Transfer Ala Klub Kaya Raya, Satu Donnarumma Diganjar Rp 1,04 Triliun, PSG Punya 9 Kiper!

Timnas Italia berhasil membalikkan keadaan dan Inggris justru selalu gagal, kemudian skor pun berbalik menjadi 3-2.

Ketika memasuki penendang terakhir, Inggris sempat mendapat harapan setelah sepakan Jorginho berhasil ditepis oleh Pickford.

Akan tetapi, Bukayo Saka yang merupakan penendang terakhir Inggris justru gagal mengeksekusi dengan baik setelah sepakannya digagalkan oleh Gianluigi Donnarumma.

Pelatih Inggris Gareth Southgate berbicara kepada gelandang Inggris Bukayo Saka setelah kekalahan mereka dalam pertandingan final sepak bola UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021.
Pelatih Inggris Gareth Southgate berbicara kepada gelandang Inggris Bukayo Saka setelah kekalahan mereka dalam pertandingan final sepak bola UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021. (Laurence Griffiths / POOL / AFP)

Timnas Italia pun dinyatakan menang di final Euro 2020 dengan skor adu penalti 3-2.

Sumber: SuperBall.id
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
35
23
7
5
67
26
41
76
2
Man. City
35
22
8
5
72
32
40
74
3
Manchester United
36
18
11
7
63
48
15
65
4
Liverpool
36
17
8
11
60
48
12
59
5
Aston Villa
36
17
8
11
50
46
4
59
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved