UEFA Nations League
Jerman Vs Inggris: Inggris Hadapi Rekor Buruk Selama 56 Tahun, Tak Bisa Menang Beruntun Atas Jerman
Inggris menghadapi rekor buruk yang telah berlangsung selama sekitar 56 tahun. mereka tidak bisa meraih kemenangan berturut-turut atas tim Panser.
TRIBUNNEWS.COM, MUENCHEN- Inggris menghadapi rekor buruk yang telah berlangsung selama sekitar 56 tahun. Rekor tersebut adalah mereka tidak bisa meraih kemenangan berturut-turut atas tim Panser Jerman.
Tim Panser Jerman mengincar untuk bisa membalas kekalahan 0-2 atas timnas Inggris di ajang Euro 2020 lalu. Itu adalah pertemuan terakhir keduanya.
Kedua tim akan bertemu lagi di laga kedua UEFA Nations League A Grup 3 di Stadion Allianz Arena, Muenchen, pada Rabu (8/6). Kick off pertandingan akan digelar mulai Pukul: 01:45 WIB.
Dalam catatan pertemuan kedua tim sebelumnya, Inggris menang 2-0 atas Jerman di babak 16 Besar Euro 2020.
Dua gol saat itu dicetak oleh Raheem Sterling dan Harry Kane.
Sejak kemenangan Inggris atas Jerman dalam 7 pertandingan berturut-turut dari 1936 hingga Piala Dunia 1966, Inggris tidak pernah bisa menang secara beruntun melawan Jerman.
Setelah menang atas Jerman, pada laga selanjutnya giliran Inggris dikalahkan Jerman.
Itu dialami Inggris bukan hanya dalam satu kesempagtan.
Inggris mengalaminya dalam 7 kesempatan.
Rekor buruk yang sudah berlangsung selama 56 tahun ini menjadi tantangan tersendiri bagi Harry Kane dan kawan-kawan untuk bisa menghentikan catatan buruk itu di Muenchen.
Tim berjuluk Tiga Singa pernah menaklukkkan Jerman dalam 7 kesempatan setelah 1966.
Tapi setelah kemenangan itu, mereka selalu dikalahkan pada laga berikutnya.
Sebaliknya sejak 1966, Jerman telah 15 kali menang dengan tiga kali diantaranya meraih kemenangan beruntun (dua kemenangan atau lebih) atas Inggris.
Inggris kalah dalam pertandingan pembuka melawan Hungaria sementara Jerman bermain imbang melawan Italia.
Jerman menghadapi tantangan berat dari Italia pada laga pembuka.
Mereka berhasil menghindari kekalahan, berkat gol penyama kedudukan dari Joshua Kimmich di babak kedua.
Pelatih Jerman Hansi Flick tampak kecewa dengan penampilan timnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bukayo-saka-berebut-bola-dengan-pemain-jerman-di-euro-2021.jpg)