Liga 2
Pegadaian Liga 2 2024/2025 Berakhir dengan Senyuman Bahagia, Pelaku UMKM Memanen Untung
Pegadaian Liga 2 2024/2025 berakhir dengan senyum, tidak hanya suporter PSIM yang merayakan tim kesayangan mereka yang juara, tetapi juga pelaku UMKM.
Penulis:
Muhammad Nursina Rasyidin
Editor:
Sri Juliati
Jumlah kehadiran suporter yang begitu banyak memberikan dampak luar biasa terhadap para pelaku UMKM yang berada di sekitar Stadion Mandala Krida. Beberapa pedagang mengaku bahwa penjualan mereka pada hari itu 2 kali lebih banyak dibandingkan hari biasa ketika tidak ada event.
“Dari segi omzet berpengaruh. Saat ada pertandingan seperti ini Alhamdulillah meningkat dibandingkan harian saat jualan di dalam (area stadion),” aku Siti Zuliani yang berjualan es teh jumbo dan air mineral.
“Kalau harian bisa sekitar Rp 75-100 ribu. Saat ada event bisa mencapai Rp 250 ribu,” sambung perempuan asal Yogyakarta itu.

Suratman yang sudah berjualan Bakwan Kawi selama 15 tahun di Yogyakarta juga merasakan hal yang sama. Bahkan ia merasakan bagaimana perubahan dari masa ke masa saat klub sepak bola bertanding di Stadion Mandala Krida.
Jika dulu dia sempat merasakan tingkah suporter yang jail, kini sudah berkurang. Jualan bisa lebih tenang dan itu juga tergantung dari klub apa yang bertanding.
“Kalau dulu agak rese, tapi sekarang sudah tertib. Jadi kalau berjualan nyaman sekarang dibandingkan yang dulu. Nyamannya, tidak ada kericuhan,” beber Suratman tentang pengalamannya berjualan.
“Baru-baru ini kalau PSIM bertanding penjualan 100 persen habis,” tambahnya.
Pedagang lainnya, Suharto bahkan tampak sedang beres-beres ketika dijumpai usai pertandingan. “Maaf mas, habis,” ujar pria berusia 35 asal Lumajang itu.
Pedagang siomay pangsit yang sehari-harinya jualan di daerah Bantul itu sengaja berjualan di Stadion Mandala Krida karena mengetahui adanya pertandingan.
“Hari ini karena ramai penonton jualan habis. Kalau ada pertandingan seperti hari ini penjualan bisa sampai Rp 600 ribu,” akunya ketika bercerita soal penghasilan.
Selaras dengan Tujuan
Sepak bola merupakan hiburan rakyat yang paling digemari oleh masyarakat Tanah Air. Oleh karena itu, tidak sedikit dari pertandingan sepak bola yang mengundang banyak masa untuk datang dan hadir ke stadion.
Seperti jawara Pegadaian Liga 2 musim ini, PSIM Yogyakarta. Jumlah penonton yang datang ke stadion mengalami kenaikan dibandingkan musim sebelumnya. Jika musim 2023/2024 sebanyak 55 ribu lebih, musim 2024/2025 mencapai angka 58 ribu penonton, menurut data Transfermarkt.
Jumlah kehadiran tersebut akan menimbulkan banyak dampak yang melibatkan para pelaku UMKM, seperti yang dicontohkan dari kisah para pedagang di bagian atas artikel.
Hal ini selaras dengan tujuan Induk Organisasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan operator liga, PT LIB yang menginginkan kompetisi sepak bola Indonesia maju ke arah lebih baik agar animo masyarakat untuk menyaksikan pertandingan bisa meningkat.
Dalam hal ini termasuk juga dari pihak sponsor Liga 2, yakni PT Pegadaian melalui program Pegadaian Peduli yang mana musim ini merupakan tahun kedua menjadi penyokong keberlangsungan kompetisi sepak bola kasta kedua Indonesia.
Sumber: TribunSolo.com
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya
A member of

Follow our mission at www.esgpositiveimpactconsortium.asia
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.