Kualifikasi Piala Dunia 2026
Pemain Israel Menuduh Pemain Italia Melakukan Penghinaan dan Ejekan
Pemain sepak bola timnas Israel menuduh pemain Italia melakukan penghinaan dan ejekan.
Pemain Israel Menuduh Pemain Italia Melakukan Penghinaan dan Ejekan
TRIBUNNEWS.COM- Pemain timnas Israel menuduh pemain Italia melakukan penghinaan dan ejekan.
Para pemain sepak bola Israel melaporkan bahwa rekan-rekan mereka dari Azzurri menghina pemain Israel sepanjang pertandingan.
Dalam pertandingan yang menegangkan, Italia mengalahkan Israel 5-4 dalam kualifikasi Piala Dunia UEFA untuk Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Namun, kontroversi kemudian muncul terkait keluhan tim Israel bahwa tim Italia telah menghina dan mengejek mereka selama sembilan puluh menit dan setelah peluit akhir berbunyi.
"Mereka menghina kami sepanjang pertandingan," ujar para pemain Israel kepada pers Italia setelah kekalahan menyakitkan tersebut.
Ada laporan menyebutkan bahwa anggota staf pelatih Azzurri telah meminta maaf kepada rekan-rekan mereka di Israel atas perilaku para pemain. Namun, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) membantah klaim tersebut.
FIGC juga menyatakan bahwa terdapat iklim persahabatan di ruang ganti dan bahwa Gennaro Gattuso, pelatih Italia, pergi untuk memberi selamat kepada pelatih Israel, Ran Ben Shimon, meskipun TV Israel melaporkan bahwa Gianluigi Donnarumma, penjaga gawang dan kapten Azzurri, mengejek lawannya dari Israel dengan keterlibatan beberapa rekan setimnya.
Baca juga: Sandro Tonali Selamatkan Italia dari Bencana Piala Dunia Melawan Israel
Beberapa hari yang lalu, mantan pemain PSG dan pemain baru Manchester City ini berbicara tentang perang di Gaza, yang melibatkan Israel dan Palestina.
"Saya baru saja menjadi seorang ayah, dan saya merasa sedih melihat gambar-gambar tertentu dan mendengar berita-berita tertentu. Situasi ini membuat kami kewalahan. Saya tidak ingin membahas detailnya; kami ingin bermain sepak bola. Kami ingin memulihkan perdamaian; saya merasa sedih melihat situasi ini," ujarnya.
"Pertengkaran pun terjadi, mereka sangat kesal. Mereka merasa tidak terlibat dalam permainan dan kami pantas menang . Mereka mencoba memprovokasi kami, tapi itu bagian dari sepak bola dan kami sudah melupakannya, " ungkap kapten Israel Eli Dasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Selebrasi-Sandro-Tonali-setelah-menjadi-pahlawan-bagi-timnas-Italia.jpg)