Konflik Palestina Vs Israel
Federasi Sepak Bola Turki Desak FIFA dan UEFA Larang Israel Ikut Kompetisi
Turki telah menulis surat kepada FIFA, UEFA untuk mendesak mereka melarang Israel berpartisipasi dalam kompetisi internasional.
Federasi Sepak Bola Turki mendesak FIFA dan UEFA melarang Israel ikut kompetisi Internasional
TRIBUNNEWS.COM- Presiden Federasi Sepak Bola Turki Ibrahim Haciosmanoglu telah menulis surat kepada FIFA, UEFA dan pimpinan asosiasi sepak bola nasional untuk mendesak mereka melarang Israel berpartisipasi dalam kompetisi olahraga, media lokal melaporkan pada hari Jumat.
Permintaan itu muncul saat badan pengatur sepak bola Eropa UEFA tampaknya siap untuk mengadakan pemungutan suara darurat minggu depan untuk menangguhkan Israel dari turnamennya, dengan federasi nasional berada di bawah tekanan politik yang meningkat menyusul seruan untuk bertindak.
"Meskipun memposisikan diri sebagai pembela nilai-nilai kewarganegaraan dan perdamaian, dunia olahraga dan lembaga-lembaga sepak bola telah terlalu lama bungkam," tulis Haciosmanoglu dalam surat tersebut, menurut Anadolu Agency.
"Berlandaskan nilai-nilai ini, kami merasa terdorong untuk menyampaikan keprihatinan mendalam kami terhadap situasi yang melanggar hukum (dan yang lebih penting, sama sekali tidak manusiawi dan tidak dapat diterima) yang dilakukan oleh Negara Israel di Gaza dan wilayah sekitarnya."
Komisi Penyelidikan PBB mengeluarkan laporan minggu ini yang menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan genosida selama perang di Gaza dan menyerukan penangguhannya dari sepak bola internasional.
Israel membantah melakukan genosida dan menggambarkan laporan itu sebagai skandal.
"Situasinya sudah lama putus asa, tetapi dalam beberapa hari terakhir telah mencapai tingkat urgensi baru setelah intervensi berbagai lembaga," tambah Haciosmanoglu.
Israel mengatakan serangan militernya di Gaza bukan terhadap penduduk tetapi terhadap kelompok militan Hamas yang pejuangnya memimpin serangan 7 Oktober 2023 di Israel yang menewaskan 1.200 orang, menurut penghitungan Israel.
Serangan Israel telah menewaskan lebih dari 65.000 orang di Gaza, menurut pejabat kesehatan di daerah kantong itu, dan menyebabkan kehancuran dan kelaparan yang meluas.
"Kami tidak memiliki indikasi apa pun bahwa kami menghadapi tindakan semacam itu (penangguhan UEFA)," kata juru bicara Asosiasi Sepak Bola Israel kepada Reuters pada hari Kamis, seraya menambahkan bahwa tim nasional sedang fokus pada kualifikasi Piala Dunia mendatang.
Israel berkompetisi di bawah payung UEFA, setelah dikeluarkan dari Konfederasi Sepak Bola Asia pada tahun 1974 melalui pemungutan suara setelah beberapa negara menolak bermain melawan mereka.
Pada tahun 1991 UEFA mengizinkan tim nasional Israel untuk berpartisipasi dalam kerangka sepak bola Eropa.
Setahun kemudian, klub-klub Israel mulai tampil di kompetisi UEFA. Pada tahun 1994, Israel telah mendapatkan keanggotaan penuh, melampaui status asosiasi sebelumnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KARTU-MERAH-BUAT-ISRAEL-Para-suporter-tim-Yunani-PAOK-membentangkan-spanduk.jpg)