Kualifikasi Piala Dunia 2026
Media Bergengsi Luar Negeri Semangati Indonesia Lolos Piala Dunia, Kontroversi Arab Saudi
Meski kalah, semangat dan performa anak asuh Patrick Kluivert mendapat pujian dari media internasional, termasuk ESPN.co.uk
Yang paling mencolok dari laga ini bukan hanya hasil atau permainan, melainkan reaksi tak suportif dari sebagian pendukung Arab Saudi.
Menurut laporan dari media Irak Winwin, suporter Saudi melancarkan serangan verbal dan kampanye negatif terhadap wasit Ahmad Al-Ali setelah pertandingan.
Mereka menuduh sang wasit “tidak adil” dan “menguntungkan Indonesia,” meski kenyataannya keputusan-keputusan kontroversial justru lebih merugikan Garuda.
Serangan ini meluas ke media sosial, bahkan memunculkan tagar yang menyerukan agar Al-Ali tidak lagi memimpin laga internasional.
Winwin menyebut bahwa “gelombang kemarahan suporter Saudi terhadap wasit Kuwait telah melampaui batas sportivitas,” dan menyerukan agar federasi sepak bola Arab Saudi mengambil langkah tegas untuk meredam ketegangan.
Meski hasil dini hari tadi belum berpihak, Indonesia masih memiliki peluang untuk lolos ke babak berikutnya.
Dengan performa yang terus meningkat dan dukungan publik yang solid, Garuda bisa menjadikan kekalahan ini sebagai bahan bakar untuk bangkit.
Seperti yang ditulis ESPN, “Indonesia mungkin kalah, tapi mereka menang dalam hal semangat dan keyakinan.” Kalimat ini menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, perjuangan dan karakter seringkali lebih penting daripada skor akhir.
Komentar Kluivert
Usai pertandingan, pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menyebut hasil tersebut tidak mencerminkan jalannya laga.
"Hasilnya buruk bagi kami. Inilah sepak bola. Kami memulai laga dengan baik, namun kebobolan melalui gol-gol yang sebenarnya bisa dihindari," kata Kluivert, dikutip dari Al Aawsat.
Baca juga: Irak vs Timnas Indonesia: Graham Arnold Panggil Striker Debutan, 3 Poin Skuad Garuda dalam Ancaman
Ketika ditanya soal keputusan wasit dan sejumlah momen kontroversial yang melibatkan VAR, pelatih asal Belanda itu memilih untuk tidak memperkeruh suasana.
"Mereka menjalankan tugasnya dengan baik. Saya tidak melihat adanya kesalahan besar, jadi saya tidak punya alasan untuk mengomentari kinerja mereka," lanjutnya.
Pelatih asal Belanda itu juga tak mau mencari kambing hitam atas kekalahan timnya dengan situasi banyak pemain yang terlambat bergabung.
"Saya bukan pelatih yang mencari alasan, tetapi beberapa pemain tiba pada hari Selasa, dan ini tidak baik sebelum pertemuan penting seperti pertandingan Saudi,"
