Jumat, 24 April 2026

Timnas Indonesia

Alex Pastoor Buka-bukaan: Bicara Pemecatan, Kualitas Pemain Indonesia, dan Target PSSI

Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, buka suara kepada media Belanda setelah mengalami pemecatan dari PSSI pada 16 Oktober 2025.

Penulis: Bayu Satriyo Panegak
Editor: Drajat Sugiri
TRIBUN SOLO/MUHAMMAD NURSINA
PELATIH TIMNAS INDONESIA - Momen Alex Pastoor (kiri) dan Patrick Kluivert (kanan) bertepuk tangan saat Timnas Indonesia berhadapan dengan China Taipei di Stadion Utama Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/9/2025). Alex Pastoor buka suara setelah pemecatan dari pihak PSSI. TRIBUN SOLO/MUHAMMAD NURSINA 
Ringkasan Berita:
  • Alex Pastoor merupakan gerbong tim kepelatihan asal Belanda yang dipecat oleh PSSI pada 16 Oktober 2025 lalu.
  • Ia merupakan tangan kanan Patrick Kluivert dalam meramu taktik Timnas Indonesia di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia
  • Alex Pastoor pun menceritakan bagaimana pengalamannya ketika menangani Pasukan Garuda yang sempat berjalan sekitar 10 bulan, sejak 11 Januari 2025.

 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, muncul pertama kali di pemberitaan media Belanda usai menerima pemecatan oleh PSSI.

Sebelumnya, Pastoor bersama tim kepelatihan yang dipimpin Patrick Kluivert diberhentikan oleh PSSI usai gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Pasukan Garuda gugur di ronde 4 kualifikasi zona Asia dengan perolehan nol poin pada fase penyisihan grup B.

Timnas Indonesia menelan kekalahan beruntun atas Arab Saudi (skor 2-3) dan Irak (1-0).

Dengan demikian, gerbong kepelatihan asal Belanda gagal memenuhi target PSSI untuk mengantarkan Timnas Indonesia lolos menuju turnamen empat tahunan tersebut.

PSSI dan tim kepelatihan asal Belanda mengakhiri kontrak kerja sama per 16 Oktober 2025 lalu.

PELATIH TIMNAS INDONESIA - Momen Alex Pastoor (kiri) dan Patrick Kluivert (kanan) bertepuk tangan saat Timnas Indonesia berhadapan dengan China Taipei di Stadion Utama Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/9/2025). TRIBUN SOLO/MUHAMMAD NURSINA
PELATIH TIMNAS INDONESIA - Momen Alex Pastoor (kiri) dan Patrick Kluivert (kanan) bertepuk tangan saat Timnas Indonesia berhadapan dengan China Taipei di Stadion Utama Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/9/2025). TRIBUN SOLO/MUHAMMAD NURSINA (TRIBUN SOLO/MUHAMMAD NURSINA)

Belum genap sepekan setelah pemecatannya, Alex Pastoor mulai kembali muncul di hadapan publik Belanda.

Dalam wawancara bersama Voetbal International NL, Pastoor menjelaskan bagaimana pengalamannya selama menukangi Pasukan Garuda.

Pastoor juga turut menyebut target untuk meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 cukup berat.

Pasalnya, permainan Timnas Indonesia dinilai masih jauh dari level lawan yang dihadapi.

Tim kepelatihan sendiri telah mengatur strategi sedemikian rupa untuk memaksimalkan permainan Timnas Indonesia.

Namun, usaha itu belum cukup untuk mengalahkan lawan selama fase ronde 4 kualifikasi.

"Tidak berhasil, (target) itu menjadi cukup cepat," buka Pastoor dilansir Voetbal International pada Selasa (21/10/2025).

"Sebenarnya, kami mencoba menjelaskan kepada para pemain apa yang diharapkan dari mereka. Saya pikir kami melakukannya dengan sangat maksimal," sambung pelatih sekaligus pundit salah satu stasiun TV swasta di Belanda.

"Tapi itu tidak cukup untuk mengalahkan negara-negara dengan kualitas seperti ini," jelas Pastoor.

Kehadiran para staf pelatih Timnas Indonesia yakni, Denny Landzaat (kiri-1) Patrick Kluivert (kiri-2), Alex Pastoor (kanan-3), Sjoerd Woudenberg (kanan-2), dan Gerald Vanenburg (kanan-1) dalam pertandingan Liga 1 pekan ke-22 antara Dewa United vs Persija Jakarta di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (8/2/2025).
Kehadiran para staf pelatih Timnas Indonesia yakni, Denny Landzaat (kiri-1) Patrick Kluivert (kiri-2), Alex Pastoor (kanan-3), Sjoerd Woudenberg (kanan-2), dan Gerald Vanenburg (kanan-1) dalam pertandingan Liga 1 pekan ke-22 antara Dewa United vs Persija Jakarta di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (8/2/2025). (ligaindonesiabaru.com)

Pemecatan yang dilakukan oleh PSSI membuat Alex Pastoor cukup terkejut.

Pasalnya, Pastoor mengira PSSI memiliki visi yang lebih berjangka panjang, tidak semata berfokus pada tiket Piala Dunia 2026.

"Saya sudah terlalu lama di dunia sepak bola untuk terkejut," ucap Pastoor.

"Tapi saya pikir mereka sedang mengerjakan proyek yang akan bertahan lebih lama daripada hanya mencoba mencapai Piala Dunia," sambung pelatih kelahiran Amsterdam.

"Kami tidak menduga terkait itu (pemecatan), keputusan mereka diambil dalam beberapa hari setelah kembali dari Jeddah dan memutuskan bahwa ini adalah akhir," jelas Pastoor.

Lebih lanjut, Alex Pastoor turut menyebutkan tiga program pokok yang ditugaskan untuk tim kepelatihan asal Belanda.

"Memang akan sangat bagus untuk mencapai Piala Dunia, tapi sebagai tim peringkat 119, itu tidaklah mudah atau logis," kata Pastoor.

"Yang kedua, Gerald Vanenburg dan Frank van Kempen akan mencoba merekrut pemain lokal dengan cepat untuk tim U23 dan U20."

"Lalu ketiga, menarik lebih banyak pemain kompetitif untuk level ini di negara dengan 280 juta penduduk dalam jangka panjang."

"Mereka menunjuk Jordi Cruyff diangkat sebagai penasihat dan Alexander Zwiers sebagai direktur teknis."

Baca juga: Kluivert Out! Anton Sanjoyo Sebut Pelatih Anyar Timnas Indonesia Harus Punya Dua Hal Penting

Meski hanya sebentar, Alex Pastoor menceritakan pengalamannya selama menjabat sebagai orang nomor dua di jajaran kepelatihan Timnas Indonesia.

Ia menilai budaya sepak bola di Indonesia sangat hidup, didukung oleh semangat dan optimisme tinggi para suporter.

"Ada begitu banyak antusiasme terhadap sepak bola di sana, sehingga secara praktis Anda harus bisa menjamin kesuksesan," ujar Pastoor.

(Tribunnews.com/Bayu Panegak)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Man. City
33
21
7
5
66
29
37
70
2
Arsenal
33
21
7
5
63
26
37
70
3
Manchester United
33
16
10
7
58
45
13
58
4
Aston Villa
33
17
7
9
47
41
6
58
5
Liverpool
33
16
7
10
54
43
11
55
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved