Piala Super Spanyol
Malu 5-2 Menghantui Real Madrid, Nasib Alonso Dipertaruhkan di Piala Super Spanyol
Aib 5-2 dari Atletico jadi luka mendalam, Xabi Alonso pasang misi balas dendam di Piala Super Spanyol saat kursinya terancam.
Ringkasan Berita:
- Semifinal Piala Super Spanyol menjadi laga penentuan bagi Xabi Alonso, di mana duel melawan Atletico Madrid bukan hanya soal tiket final, tetapi juga menyangkut masa depan sang pelatih.
- Real Madrid dibayangi rekor buruk kontra Atletico Madrid, termasuk lima laga tanpa kemenangan dan absennya clean sheet sejak 2021.
- Manajemen Real Madrid menjadikan Piala Super Spanyol sebagai tolok ukur jabatan Alonso, dengan Florentino Perez disebut siap mengambil keputusan tegas atas hasil di Arab Saudi.
TRIBUNNEWS.COM - Laga kontra Atletico Madrid di semifinal Piala Super Spanyol 2026 bukan sekadar pertandingan besar bagi Real Madrid. Duel ini disebut menjadi taruhan nasib Xabi Alonso sebagai pelatih Los Blancos, terutama setelah memori pahit kekalahan telak 5-2 yang masih membekas di benak publik Madridista.
Real Madrid dijadwalkan menghadapi Atletico Madrid di King Abdullah Sport City Stadium, Arab Saudi pada Jumat (9/1/2026) pukul 02.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi ujian serius bagi Alonso, yang tengah berupaya mengembalikan stabilitas dan wibawa Madrid setelah sempat tampil inkonsisten di paruh pertama musim.
Meski begitu, Alonso dibayang-bayang luka lama pada putaran pertama Liga Spanyol 2025/2026 saat melawan rival sekotanya tersebut.
Trauma 5-2 Masih Membayangi
Kekalahan telak 5-2 dari Atletico Madrid pada pertemuan sebelumnya menjadi salah satu titik terendah Real Madrid musim ini (27/9/2025).
Dalam laga tersebut, lini pertahanan Los Blancos tampil rapuh, lini tengah kehilangan kontrol permainan, dan tim gagal merespons tekanan intens yang diterapkan pasukan Diego Simeone.
Kekalahan itu pun memicu kritik tajam terhadap pendekatan taktik Xabi Alonso, khususnya terkait transisi bertahan dan organisasi lini belakang.
Alonso tidak menampik bahwa duel kali ini memiliki makna khusus bagi timnya.
“Setiap pertandingan perlu dianalisis, dan kekalahan bahkan lebih perlu lagi. Ada hal-hal yang tidak ingin kami ulangi dari laga itu (kalah 5-2)," tegas Alonso, dikutip dari Madrid Universal.
"Kami akan merahasiakan detailnya, tetapi saya yakin kali ini akan berbeda,” tambahnya.
Baca juga: Daftar Pemain Real Madrid di Piala Super Spanyol: Mbappe Absen, TAA Diboyong ke Arab Saudi
Atletico Madrid memang kerap menjadi batu sandungan bagi Real Madrid dalam beberapa musim terakhir.
Tim asuhan Simeone tercatat belum kalah dalam lima pertemuan terakhir kontra Los Blancos, dengan catatan dua kemenangan dan tiga hasil imbang.
Lebih mencemaskan lagi, Real Madrid belum mampu mencatatkan clean sheet saat menghadapi Atletico sejak kemenangan 2-0 di Santiago Bernabeu pada Desember 2021.
Meski demikian, Alonso optimistis tren negatif itu bisa dihentikan. Fokus utama sang pelatih saat ini adalah membawa Madrid lolos ke partai puncak.
“Fokus kami sepenuhnya pada semifinal. Kami ingin memenangkannya agar bisa mencapai final,” jelas Alonso.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Julian-Alvarez-Atletico-Madrid.jpg)