Piala Super Spanyol
Malu 5-2 Menghantui Real Madrid, Nasib Alonso Dipertaruhkan di Piala Super Spanyol
Aib 5-2 dari Atletico jadi luka mendalam, Xabi Alonso pasang misi balas dendam di Piala Super Spanyol saat kursinya terancam.
Jika mampu menyingkirkan Atletico, Real Madrid akan menghadapi Barcelona di partai final, sebuah skenario ideal sekaligus panggung pembuktian bagi proyek baru di bawah komando Xabi Alonso.
Nasib Alonso di Ujung Tanduk
Digadang-gadang sebagai sosok yang akan membawa kebangkitan Real Madrid, Xabi Alonso nyatanya belum sepenuhnya menemukan formula pakemnya bersama Los Blancos.
Sepanjang musim ini, performa Real Madrid di Liga Spanyol masih jauh dari kata stabil. Los Blancos memang berada di peringkat kedua klasemen dengan koleksi 45 poin, namun tertinggal empat angka dari Barcelona yang memuncaki tabel.
Meski selisih poin tersebut masih terbilang dapat dikejar, hasil itu dinilai belum sebanding dengan kualitas skuad yang dimiliki Real Madrid.
Terlebih, secara materi pemain, Madrid unggul jauh atas rival abadinya.
Berdasarkan data Transfermarkt, nilai skuad Real Madrid musim ini mencapai Rp23,4 triliun, sementara Barcelona berada di angka Rp19,4 triliun.
Perbedaan nilai skuad tersebut semakin menegaskan mengapa ekspektasi terhadap Alonso begitu tinggi.
Tekanan pun kian membesar. Bahkan, beredar kabar bahwa Piala Super Spanyol akan menjadi penentu masa depan Alonso di Santiago Bernabéu.
Presiden Real Madrid, Florentino Perez, disebut mengambil sikap tegas dengan menjadikan ajang tersebut sebagai tolok ukur kelangsungan jabatan sang pelatih.
Kegagalan meraih hasil maksimal, baik di semifinal maupun final disebut bisa membuat posisi Alonso tak lagi aman.
Skenario terburuk adalah kekalahan dari Atletico Madrid, yang berpotensi berujung pada pemecatan dini.
Dalam diskusi internal klub, Perez bahkan mengingatkan jajaran direksi akan pengalaman pahit di masa lalu.
“Kita tidak bisa mentolerir penghinaan lain seperti yang terjadi di Metropolitano atau saat melawan Celta Vigo,” ujar Perez, dikutip dari Defensa Central.
Piala Super Spanyol pun kini bukan sekadar trofi pembuka musim, melainkan panggung pembuktian bagi Xabi Alonso.
Sejarah Berpihak ke Real Madrid
Sejarah menunjukkan bahwa Los Rojiblancos kerap mampu menaikkan level permainan saat menghadapi Real Madrid dalam duel derby.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Julian-Alvarez-Atletico-Madrid.jpg)