Piala Dunia 2026
Amerika Serikat Bekukan 75 Visa Negara, Status 15 Peserta Piala Dunia 2026 dalam Bahaya
Piala Dunia 2026 terancam kacau setelah Amerika Serikat bekukak 75 visa, dan 15 diantaranya merupakan peserta kompetisi sepak bola empat tahunan itu.
Ringkasan Berita:
- AS membekukan pemrosesan visa bagi warga 75 negara, termasuk 15 peserta Piala Dunia 2026, mulai 21 Januari 2026 karena pengetatan aturan.
- Kebijakan ini berpotensi menghambat kehadiran suporter, meski pemain dan ofisial tim mendapat perlakuan berbeda. Negara terdampak termasuk Brasil, Maroko, Senegal, Uruguay, dan Iran.
- Aturan imigran yang kembali diperketat memicu kekhawatiran global, sehingga Piala Dunia 2026 terancam terdampak bukan hanya di lapangan, tetapi juga oleh kebijakan visa.
TRIBUNNEWS.COM – Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko tengah menghadapi ancaman serius dari luar lapangan. Pemerintah Amerika Serikat baru-baru ini mengumumkan kebijakan baru soal visa yang membekukan bagi warga dari 75 negara, termasuk sejumlah negara yang lolos ke ajang empat tahunan tersebut.
Kebijakan tersebut diumumkan dalam memo internal Departemen Luar Negeri AS, yang menyatakan bahwa pemrosesan visa akan ditangguhkan sementara karena peninjauan ulang terhadap prosedur pemeriksaan dan pemrosesan permohonan, seperti yang dilaporkan Foxnews.
Langkah ini rencananya berlaku efektif mulai 21 Januari 2026 dan akan tetap aktif sampai kebijakan baru dirampungkan. Sementara Piala Dunia 2026 dimulai pada 12 Juni 2026, dibuka duel Meksiko vs Afrika Selatan.
Adapun alasan pembekuan visa adalah untuk menekan imigran yang dianggap berpotensi menjadi beban publik Amerika Serikat.
Negara-negara tersebut meliputi Somalia, Rusia, Afghanistan, Brasil, Iran, Irak, Mesir, Nigeria, Thailand, Yaman, dan masih banyak lagi.
Negara Peserta Piala Dunia 2026 yang Terdampak
Dari total 75 negara yang termasuk dalam daftar pembekuan visa, 15 di antaranya adalah peserta resmi Piala Dunia 2026.
Termasuk dalam daftar tersebut adalah tim-tim kuat sepak bola dunia seperti Brasil, Maroko, Kolombia, Uruguay, Senegal, Ghana, Iran, Mesir, dan beberapa negara lain yang lolos fase kualifikasi.
Kebijakan ini terutama berpotensi berdampak pada kehadiran suporter dan pendukung timnas di stadion, karena mereka harus melalui proses visa yang kini ditangguhkan.
Baca juga: Lionel Messi Masih Abu-abu soal Piala Dunia 2026, Ini Pengakuan Pelatih Timnas Argentina
Meskipun pemain, staf tim, dan pejabat olahraga biasanya diperlakukan secara berbeda untuk keperluan kompetisi, pembekuan visa tetap menimbulkan ketidakpastian besar bagi pendukung yang merencanakan perjalanan ke AS untuk menyaksikan Piala Dunia 2026 secara langsung.
Berikut 16 peserta Piala Dunia 2026 yang terkena dampak pembekuan visa:
- Algeria
- Brasil
- Cape Verde
- Kolombia
- Pantai Gading
- Mesir
- Ghana
- Haiti
- Iran
- Yordania
- Maroko
- Senegal
- Tunisia
- Uruguay
- Uzbekistan
Ketentuan Visa yang Ditolak
Imigran berusia lanjut, kelebihan berat badan, hingga mereka yang pernah menerima bantuan tunai pemerintah atau menjalani perawatan di lembaga kejiwaan kini terancam ditolak masuk ke Amerika Serikat.
Kebijakan tersebut ditegaskan oleh Departemen Luar Negeri AS melalui aturan “beban publik” yang kembali diperketat.
“Departemen Luar Negeri akan menggunakan wewenang yang telah lama dimilikinya untuk menyatakan calon imigran yang berpotensi menjadi beban publik bagi Amerika Serikat dan mengeksploitasi kemurahan hati rakyat Amerika sebagai tidak memenuhi syarat,” ujar juru bicara Departemen Luar Negeri, Tommy Pigott.
Ia menambahkan, imigrasi dari 75 negara akan dihentikan sementara.
“Imigrasi dari 75 negara ini akan dihentikan sementara Departemen Luar Negeri mengevaluasi kembali prosedur pemrosesan imigrasi guna mencegah masuknya warga negara asing yang akan mengambil tunjangan kesejahteraan dan fasilitas publik,” tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Poster-promosi-Piala-Dunia-2026-FIFA.jpg)