Liga Champions
Jalan Comeback Juventus ke 16 Besar UCL Dihantam Isu Pertengkaran Yildiz vs Spalletti
Jalan terjal Juventus comeback lolos 16 besar Liga Champions karena dihantam isu cekcok Luciano Spalletti vs Kenan Yildiz.
Ringkasan Berita:
- Juventus menghadapi kondisi tidak baik-baik saja jelang leg 2 playoff 16 besar Liga Champions hadapi Galatasaray
- Selain faktor lima laga terakhir tanpa kemenangan, Juventus dihantam isu keretakan internal
- Bianconeri disebut menghadapi isu pertengkaran antara Luciano Spalletti sebagai pelatih dan penyerang andalan tim Kenan Yildiz
TRIBUNNEWS.COM - Juventus dalam misi comeback untuk lolos ke 16 Besar UEFA Champions League (UCL) saat menghadapi Galatasaray pada leg ke-2 playoff.
Namun usaha Juventus menciptakan 'Remontada" justru dihantam isu tak sedap pertengkaran antara pemain dan pelatih.
Leg 2 playoff 16 Besar UCL antara Juventus vs Galatasaray akan berlangsung di Stadion Allianz, Turin, Italia, Kamis (26/2) pukul 03.00 WIB.
Butuh selisih empat gol bagi Juventus untuk otomatis lolos 16 Besar Liga Champions 2025/2026, menyusul kekalahan telak 5-2 di Turki tengah pekan lalu.
Jika berbicara performa, Juventus besutan Luciano Spalletti tidak dalam kondisi baik-baik saja.
Bayangkan, lima laga tanpa kemenangan menunjukkan seberapa jauh menukiknya performa klub sekota Torino ini.
Statistik menunjukkan tim beralias Bianconeri ini mengemas empat kekalahan dan satu hasil imbang di lintas kompetisi.
Jebloknya performa Juventus di lima laga terakhir semakin mempersempit peluang Juventus menghadirkan malah comeback sensasional di Turin, dan lolos ke 16 besar Liga Champions.
Tren berbeda dihasilkan sang calon lawan. Galatasaray dalam lima laga terakhir mengumpulkan empat kemenangan dan baru sekali kalah.
Tanpa bermaksud mengecilkan artti kekuatan Juventus, membalikkan agregat dengan minimal mencetak selisih empat gol, sesuatu yang sulit dilakukan Juventus. Apalagi di musim ini Juventus tidak dalam kondisi 'doyan' mencetak gol banyak.
Jika meraih kemenangan dalam sebuah pertandingan, Bianconeri seringkali mencetak dengan margin 1-2 gol atas tim lawan.
Terakhir kali Juventus mencetak 4+ gol ialah saat mengalahkan Cremonese, tim yang diperkuat Emil Audero Mulyadi pada awal Januari lalu.
Baca juga: Jadwal Leg 2 Playoff 16 Besar Liga Champions: Juventus dan Inter Punya Pengalaman Comeback
Dihantam Isu Pertengkaran
Buruknya lagi, internal Juventus dilaporkan dalam kondisi tidak baik-baik saja.
Dalam laporan media lokal Turki, Fanatik, menyebutkan ada ketegangan antara pelatih Juventus, Luciano Spalletti dengan penyerang mudanya, Kenan Yildiz.
Ketegangan dan adanya cekcok antara Kenan Yildiz dengan Luciano Spalletti terjadi saat Juventus kalah dari Como 0-2.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kenan-Yildiz-Juve-vs-Como.jpg)