Selasa, 21 April 2026

Liga Champions

16 Besar Liga Champions 2025/2026: Nasib Berbeda Klub Inggris dan Italia

Hasil kontras wakil Italia dan Inggris di Liga Champions. Enam klub Inggris berhasil lolos ke babak 16 besar, sedangkan 2 tim italia sudah gugur.

Inter Milan
MENENDANG BOLA - Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni mencetak gol ke gawang Bodo/Glimt pada leg kedua playoff 16 besar Liga Champions di San Siro, Rabu (26/2/2026). Inter kalah agregat 2-5 dari Bodo/Glimt. Hasil kontras wakil Italia dan Inggris di Liga Champions 2025/2026. Enam klub Inggris berhasil lolos ke babak 16 besar, sedangkan 2 tim italia sudah tersingkir dan dua diantaranya diambang gugur juga. 

Ringkasan Berita:
  • Napoli dan Inter sudah tersingkir, sementara Atalanta dan Juventus berada di ambang eliminasi. Serie A terancam tanpa wakil di fase gugur utama musim ini.
  • Lima klub Inggris lolos langsung ke 16 besar, dan Newcastle menyusul lewat playoff. Inggris berpotensi mendominasi fase gugur Liga Champions 2025/2026.
  • Sejak terakhir juara pada 2009/2010, klub Italia terus meredup di Eropa, sementara dominasi Inggris semakin kuat dan konsisten di kompetisi elite tersebut.

TRIBUNNEWS.COM – Peta persaingan babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 menghadirkan cerita kontras antara wakil Inggris dan Italia. Saat klub-klub Premier League tampil meyakinkan, tim-tim Serie A justru berada di ujung tanduk.

Musim ini, Serie A mengirim empat wakil: Inter Milan, Juventus, Napoli, dan Atalanta.

Namun, tak satu pun dari mereka mampu lolos langsung ke babak 16 besar lewat jalur delapan besar fase liga.

FOTO BERSAMA - Pemain Inter Milan foto bersama jelang melawan Bodo/Glimt dalam pertandingan playoff 16 besar Liga Champions di San Siro, Rabu (25/2/2206) dini hari WIB. Babak pertama laga tersebut berakhir imbang 0-0.
FOTO BERSAMA - Pemain Inter Milan foto bersama jelang melawan Bodo/Glimt dalam pertandingan playoff 16 besar Liga Champions di San Siro, Rabu (25/2/2206) dini hari WIB. Babak pertama laga tersebut berakhir imbang 0-0. (Inter Milan)

Hasil Minor Wakil Italia

  • Napoli dan Inter Tersingkir

Napoli yang berstatus juara bertahan Serie A justru tersingkir lebih awal di fase liga. I Partenopei hanya finis di posisi ke-30 dengan koleksi 8 poin dari 8 pertandingan.

Hasil tersebut menjadi pukulan telak bagi klub yang sempat digadang sebagai simbol kebangkitan sepak bola Italia.

Sementara itu, Inter Milan harus menerima kenyataan pahit tersingkir di babak playoff 16 besar. Nerazzurri dipermalukan kuda hitam asal Norwegia, Bodo/Glimt, dengan agregat 5-3.

Kegagalan dua raksasa tersebut semakin mempertegas tren negatif wakil Italia musim ini.

Baca juga: Kata Eks Pemain AC Milan Usai Singkirkan Inter di Liga Champions: Rasanya Luar Biasa!

  • Atalanta & Juventus di Ambang Eliminasi

Situasi belum membaik bagi dua wakil lainnya. Atalanta tertinggal agregat 2-0 dari Borussia Dortmund setelah kalah di leg pertama.

Adapun Juventus menghadapi tugas jauh lebih berat usai takluk 5-2 dari Galatasaray. Tertinggal tiga gol jelang leg kedua membuat peluang Si Nyonya Tua kian menipis.

Secara matematis peluang masih terbuka, tetapi secara realistis jalan mereka sangat terjal. Jika gagal membalikkan keadaan, Serie A berpotensi tanpa wakil di fase gugur utama.

Terakhir kali klub Italia menjuarai Liga Champions terjadi pada musim 2009/2010, saat Inter Milan meraih treble di bawah arahan Jose Mourinho. Sejak saat itu, dominasi Italia di Eropa perlahan meredup.

Wakil Inggris Tampil Superior

Berbanding terbalik, klub-klub Premier League justru tampil dominan. Inggris mengirim enam wakil: Arsenal, Liverpool, Tottenham Hotspur, Chelsea, Manchester City, dan Newcastle United.

Lima di antaranya adalah Arsenal, Liverpool, Tottenham, Chelsea, dan Manchester City yang langsung lolos ke babak 16 besar lewat delapan besar fase liga.

Newcastle United menjadi satu-satunya yang harus melalui playoff. Namun, The Magpies tampil meyakinkan dengan menyingkirkan Qarabag lewat agregat telak 9-3.

Dengan komposisi tersebut, Premier League berpotensi menguasai babak 16 besar Liga Champions musim ini, sementara Serie A justru terancam tanpa perwakilan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved