Liga Inggris
Pertahanan 49 Tahun Terancam Runtuh, Tottenham Berada di Jurang Degradasi
Situasi sulit Tottenham yang kurang memiliki kualitas bersaing di Liga Inggris musim ini, Igor Tudor sempat tidak percaya namun tetap optimis.
Ringkasan Berita:
- Situasi yang luar biasa dalam skuat Tottenham karena tidak memiliki kualitas bersaing di Liga Inggris musim ini.
- Bahaya mengancam, pertahanan 49 tahun bertahan di kasta tertinggi Liga Inggris bisa runtuh jika degradasi ke Championships musim ini.
- Igor Tudor blak-blakan soal kondisi timnya saat ini yang rapuh di setiap lini permainan.
TRIBUNNEWS.COM - Rasanya sulit membayangkan Tottenham degradasi ke divisi Championship musim depan. Bagaimana bisa jawara Liga Eropa musim 2024/2025 itu turun kasta?
Perjalanan Tottenham memang belum berakhir, masih ada 10 laga yang bisa diperjuangkan. Tapi, selisih empat poin dengan West Ham yang berada di batas zona merah degradasi saat ini adalah ancaman nyata, jika Spurs tidak segera berbenah hukuman akan menghampiri mereka untuk pertama kalinya dalam 49 tahun.
Ya, tim berjuluk The Lilywhites itu hampir lima dekade bermain di kasta tertinggi sepak bola Inggris, Premier League.
Tottanham terakhir kali degradasi pada musim 1976/1977 karena menempati urutan terbawah Liga Inggris dari 22 peserta.
Namun, tak butuh waktu lama bagi Spurs untuk kembali ke Liga Inggris. Musim berikutnya mereka berhasil promosi dan bertahan hingga saat ini.
Pelatih Tottenham, Igor Tudor punya keyakinan bahwa tim London Utara ini bisa selamat dari jeratan degradasi di akhir musim.
Tapi, timnya butuh motivasi lebih dari sejumlah permasalahan yang terjadi di dalam tim.
Banyak aspek yang melatarbelakangi penurunan performa Tottenham, dan itu hampir merata terjadi di setiap lini permainan.
Dua kekalahan beruntun yang dialami Igor Tudor setelah menggantikan Thomas Frank menambah panjang catatan minor Tottenham yang tidak pernah menang dalam 10 pertandingan terakhir sejak awal tahun 2026.
"Kami kurang dalam hal menyerang. Kami kurang kualitas untuk mencetak gol. Kami kurang dalam pergerakan di lini tengah. Kami kurang dalam hal bertahan untuk menahan serangan dan tidak kebobolan," ungkap Igor Tudor setelah dikalahkan Fulham, dikutip dari Sky Sports.
Situasinya luar biasa.
Tidak ada yang bisa diunggulkan dari Tottenham dalam periode ini dan menggambarkan betapa buruknya tim saat ini.
Faktanya, Tottenham tidak pernah unggul terlebih dahulu dalam lima pertandingan Liga Inggris di bulan Februari.
Kali terakhir Tottenham unggul atas lawannya terjadi saat melawan Burnley pada 25 Januari lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tottenham-Hotspur-2112-Xavi-Simons.jpg)