Liga Inggris
Peluang Tottenham Bertahan di Liga Inggris: Masih Aman meski Krisis
Tottenham Hotspur masih berpeluang besar bertahan di Liga Inggris meski kini hanya berjarak satu poin dari West Ham yang berada di zona degradasi.
Ringkasan Berita:
- Tottenham Hotspur terancam degradasi: Spurs hanya berjarak satu poin dari zona merah setelah ditinggal Igor Tudor dan menelan kekalahan telak.
- Berdasarkan Opta, peluang degradasi sekitar 25,87 persen, sehingga kans bertahan masih mendekati 75 persen.
- Sisa tujuh laga menjadi penentu, dengan duel krusial melawan tim-tim seperti Chelsea dan Aston Villa, serta kebutuhan mendesak mencari pelatih baru.
TRIBUNNEWS.COM – Peluang Tottenham Hotspur untuk bertahan di Liga Inggris musim 2025/2026 masih terbuka, meski klub tengah dilanda krisis menyusul kepergian Igor Tudor.
Tudor hanya menjabat selama 44 hari sebagai pelatih interim sebelum akhirnya berpisah secara mutual dengan klub. Keputusan itu diambil setelah Spurs menelan kekalahan telak 0-3 dari Nottingham Forest pada akhir pekan lalu.
Hasil tersebut membuat Tottenham terjerumus ke zona rawan degradasi. Mereka kini hanya terpaut satu poin dari tiga besar terbawah, dengan tujuh pertandingan tersisa di musim ini.
Situasi ini memaksa manajemen untuk segera menunjuk pelatih baru yang akan menjadi manajer ketiga Tottenham musim ini dengan misi utama menyelamatkan tim dari ancaman degradasi.
Laga terakhir kontra Everton pada 24 Mei mendatang pun berpotensi menjadi penentu nasib Spurs di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Prediksi Opta: Spurs Masih Punya Harapan
Berdasarkan analisis statistik dari Opta, peluang Tottenham untuk terdegradasi berada di angka 25,87 persen.
Artinya, kemungkinan Spurs bertahan di Liga Inggris mencapai hampir 75 persen, angka yang masih cukup melegakan di tengah tekanan besar yang mereka hadapi.
Prediksi tersebut dihitung melalui simulasi seluruh sisa pertandingan tim-tim papan bawah. Dengan hanya tujuh pekan tersisa, Spurs tak lagi memiliki ruang untuk kehilangan poin.
Dari tujuh laga tersebut, Tottenham akan menjalani empat pertandingan tandang dan tiga laga kandang, semuanya berpotensi menjadi ujian berat.
Baca juga: Misi Penyelamatan Degradasi Tottenham: Pecat Igor Tudor dan Roberto De Zerbi Sebagai Penggantinya
Jadwal Berat di Sisa Musim
Pada laga tandang, Spurs dijadwalkan menghadapi:
- Sunderland (12 April)
- Wolverhampton Wanderers (25 April)
- Aston Villa (2 Mei)
- Chelsea (17 Mei)
Dari keempat laga tersebut, hanya Wolverhampton yang dinilai relatif memberi peluang bagi Spurs untuk meraih poin.
Sementara itu, Sunderland justru tengah dalam performa impresif dan kini bertengger di papan tengah klasemen.
Adapun tiga laga kandang Tottenham adalah menghadapi:
- Brighton & Hove Albion (18 April)
- Leeds United (9 Mei)
- Everton (24 Mei)
Meski bermain di Tottenham Hotspur Stadium, performa kandang Spurs musim ini tergolong buruk, dengan hanya dua kemenangan di Liga Inggris.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Selebrasi-gelandang-muda-Tottenham-Hotspur-Archie-Gray-saat-lawan-Crystal-Palace.jpg)