Liga Spanyol
Kesulitan Lawan Getafe, Arbeloa Sesumbar Real Madrid Sapu Bersih Sisa Laga
Kesulitan lawan Getafe, pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa sesumbar mampu menyapu bersih 12 laga sisa di Liga Spanyol 2025/2026.
Ringkasan Berita:
- Real Madrid kalah 0-1 dari Getafe CF di Santiago Bernabeu lewat gol Martin Satriano, tertinggal empat poin dari FC Barcelona di puncak klasemen.
- Pelatih Alvaro Arbeloa menegaskan Madrid akan berjuang menyapu bersih 12 laga tersisa demi menjaga peluang juara.
- Arbeloa mengakui timnya terlalu bergantung pada Vinícius Júnior dan menuntut permainan lebih variatif di sisa musim.
TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tetap menunjukkan optimisme tinggi meski timnya baru saja dipermalukan Getafe pada matchday ke-26 Liga Spanyol 2025/2026, Selasa (3/3/2026) dini hari WIB.
Bermain di Santiago Bernabeu, Los Blancos harus mengakui keunggulan tamunya dengan skor tipis 0-1. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Madrid yang tengah memburu puncak klasemen.
Secara statistik, Real Madrid tampil dominan dalam penguasaan bola dan terus menekan sepanjang laga. Namun, rapatnya pertahanan Getafe membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang bersih.
Sebaliknya, Getafe mampu mencuri momentum pada menit ke-39 melalui aksi Martin Satriano. Penyerang asal Uruguay itu mencetak gol semata wayang lewat tendangan voli indah memanfaatkan bola liar tepat di garis kotak penalti.
Gol tersebut langsung membungkam publik Bernabeu dan menjadi pembeda hingga peluit panjang dibunyikan.
Akibat hasil ini, Real Madrid tetap tertahan di angka 60 poin dan kini berjarak empat poin dari Barcelona yang memimpin klasemen dengan 64 poin.
Dengan kompetisi yang menyisakan 12 pertandingan, peluang Madrid untuk mengejar masih terbuka, namun margin kesalahan semakin tipis.
Arbeloa: Kami Akan Sapu Bersih Sisa Laga
Meski kecewa dengan hasil negatif di kandang sendiri, Arbeloa menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah dalam perburuan gelar.
Ia bahkan menyuarakan tekad untuk menyapu bersih seluruh pertandingan tersisa demi menjaga asa juara tetap hidup.
“Masih ada 36 poin tersisa dan kami tidak punya tujuan lain selain berjuang untuk meraih 36 poin tersebut,” ujar Arbeloa, dikutip dari laman resmi Real Madrid.
“Tidak ada seorang pun di sini yang akan menyerah. Ini Real Madrid dan tidak ada yang akan menyerah sampai pertandingan terakhir.”
Baca juga: Catatan Minor Kekalahan Real Madrid atas Getafe, Kejadian 7 Tahun Lalu Terulang
Arbeloa menilai selisih empat poin dari Barcelona masih sangat mungkin dikejar, apalagi kedua tim dijadwalkan bertemu pada matchday ke-35 dalam laga yang berpotensi menjadi penentu.
Selain itu, baik Real Madrid maupun Barcelona juga masih harus menghadapi Atletico Madrid yang kerap menjadi batu sandungan dalam persaingan papan atas.
“Jelas, selisih empat poin adalah sesuatu yang kami yakini bisa kami kejar. Itulah yang akan kami perjuangkan, dimulai dari pertandingan berikutnya di Vigo,” tegas pelatih interim tersebut.
Arbeloa juga menyoroti aspek taktik timnya setelah kekalahan dari Getafe. Ia mengakui Real Madrid terlalu sering mengandalkan Vinicius Junior untuk membongkar pertahanan lawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Real-Madrid-Alvaro-Arbeloa.jpg)