Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 Memanas: Donald Trump Peringatkan Timnas Iran soal ke AS, Team Melli Tanggapi Keras
Donald Trump memberi sinyal larangan Timnas Iran ke Piala Dunia 2026. Tim Melli tanggapi dengan tegas dan menegaskan hanya FIFA yang berhak menentukan
Ringkasan Berita:
- Presiden AS Donald Trump memberi sinyal larangan bagi Timnas Iran untuk datang ke Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026 karena alasan keamanan di tengah memanasnya konflik AS-Israel dengan Iran.
- Iran menanggapi dengan tegas dengan tegas bahwa keikutsertaan di Piala Dunia adalah izin FIFA, bukan keputusan individu atau negara tuan rumah.
- Situasi semakin rumit karena pejabat Iran juga sempat pesimis soal partisipasi tim akibat konflik di dalam negeri.
TRIBUNNEWS.COM - Kabar mengejutkan datang dari panggung sepak bola dunia menjelang perhelatan Piala Dunia 2026.
Hubungan diplomatik yang memanas akibat konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran kini berimbas langsung pada turnamen empat tahunan yang akan digelar di Kanada, AS, dan Meksiko tersebut.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terang-terangan memberikan sinyal pelarangan bagi Timnas Iran untuk menginjakkan kaki di Negeri Paman Sam.
Melalui akun media sosial pribadinya di Truth Social, Trump menyebut bahwa kehadiran skuat berjulukan Team Melli tersebut di Amerika Serikat dianggap tidak tepat demi alasan keamanan.
"Tim nasional sepak bola Iran dipersilakan datang ke Piala Dunia," tulis Trump.
"Tetapi, saya rasa tidak pantas kalau mereka datang ke AS, untuk kehidupan dan keselamatan mereka sendiri," tambahnya.
Pernyataan ini sontak menuai kontroversi, mengingat Iran secara resmi telah mengantongi tiket putaran final Piala Dunia 2026 sejak Maret 2025 lalu melalui jalur kualifikasi yang sah.
Iran saat ini telah lolos bersama 41 negara lain yang telah memastikan tiket. Team Melli tergabung dengan Mesir, Belgia dan Selandia Baru di Grup G.
Iran sebelumnya dijadwalkan memainkan seluruh laga grup di Amerika Serikat, tepatnya di Los Angeles dan Seattle.
Dengan situasi geopolitik yang memanas, muncul pertanyaan besar: apakah Iran bersedia bermain di wilayah AS, dan apakah otoritas setempat akan mengeluarkan visa bagi delegasi mereka?
Alternatif memindahkan laga Iran ke Kanada atau Meksiko memang sempat dibicarakan. Namun opsi tersebut dinilai rumit dari sisi jadwal, hak siar, hingga distribusi suporter.
Iran Beri Respons Berkelas
Tak tinggal diam, pihak Timnas Iran langsung memberikan jawaban menohok.
Lewat unggahan di akun Instagram resmi mereka, Iran menegaskan bahwa partisipasi sebuah negara di ajang FIFA tidak bisa diintervensi oleh individu maupun negara tuan rumah.
Bahkan, Team Melli secara halus menyindir ketidakmampuan AS dalam menjamin keamanan peserta sebagai tuan rumah.
"Piala Dunia adalah ajang bersejarah dan internasional. Badan pengaturnya adalah FIFA, bukan individu atau negara mana pun," tulis pernyataan resmi akun @teammellifootball.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pemain-depan-iran-mehdi-taremi-merayakan-gol.jpg)