Piala Dunia 2026
Lebih dari Sekadar Turki Lolos Piala Dunia 2026, Hakan Calhanoglu Melawan Trauma dari UCL
Kosovo dalam pandangan Calhanoglu mirip Bodo/Glimt yang bisa gagalkan target Turki lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Ringkasan Berita:
- Berebut tiket lolos putaran final Piala Dunia 2026, gelandang timnas Turki Hakan Calhanoglu samakan Kosovo seperti Bodo/Glimt
- Tersingkirnya Inter Milan di play-off 16 Besar Liga Champions menjadi trauma bagi Hakan Calhanoglu
- Hakan Calhanoglu optimis menggagalkan ambisi Kosovo mengukir sejarah kali pertama tampil di Piala Dunia
TRIBUNNEWS.COM - Hakan Calhanoglu membawa trauma kegagalan Inter Milan di Liga Champions 2025/2026 dalam misi membawa timnas Turki lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Kemiripan membayang di benak Hakan Calhanoglu. Sebab, kegagalan Inter Milan ke 16 Besar Liga Champions disebabkan oleh tim non-unggulan, Bodo/Glimt dari Norwegia.
Inter Milan takluk lewat agregat 2-5 atas Bodo/Glimt pada babak play-off 16 Besar UEFA Champions League.
Situasinya mirip dengan timnas Turki. Hakan Calhanoglu dkk. hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Juni mendatang.
Final play-off Piala Dunia 2026 mempertemukan timnas Turki melawan Kosovo di Pristina City Stadium, Selasa (1/4) pukul 01.45 WIB.
Jika menang, dengan skor berapapun, Turki yang diperkuat Hakan Calhanoglu (Inter Milan) dan Arda Guler (Real Madrid), akan tergabung di Grup D Piala Dunia 2026 bersama Amerika Serikat, Paraguay, dan Australia.
Sementara Kosovo yang diperkuat Mergim Vojvoda (Como), Edon Zhegrova (Juventus), dan Vedat Muriqi (Mallorca), tidak bisa dipandang sebelah mata.
Timnas Kosovo jelas dalam berada motivasi tinggi. Mereka akan tampil habis-habisan demi mengukir sejarah kali pertama tampil di Piala Dunia.
Hakan Calhanoglu pun merasa deja vu. Kosovo tak ubahnya Bodo/Glimt yang statusnya sama-sama tak diunggulkan dalam laga penentuan.
"Saya tidak meremahkan siapapun, sejak bahaya selalu mengintai, seperti Inter Milan, kami tersingkir oleh Bodo/Glimt," ujar Hakan Calhanoglu dalam wawancaranya sebelum pertandingan, dikutip dari laman Gazzetta.
"Saya tidak pernah meremehkan lawan mana pun. Kami tersingkir melawan Inter oleh Bodo Glimt. Kami hanya tinggal satu pertandingan lagi menuju Piala Dunia. Ini bukan tentang kualitas, tetapi tentang siapa yang menunjukkan lebih banyak semangat. Kami tahu itu dan kami siap," sambung trequartista yang pernah menjadi bagian dari AC Milan dan pujaan Milanisti.
Baca juga: Prediksi Skor Swedia vs Polandia: Misi Balas Dendam Gyokeres Cs, Berebut Tiket Piala Dunia 2026
Kuliti Kekuatan Kosovo
Hakan Calhanoglu pun akan melawan nama-nama pemain familier dalam laga kontra Kosovo.
Tim tuan rumah diperkuat Mergim Vojvoda dan Edon Zhegrova, yang keduanya sama-sama bermain di Serie A. Sedikit banyak, Hakan Calhanoglu sudah pernah melawan keduanya di ajang liga.
"Mereka sangat kuat dan memiliki pemain-pemain hebat. Anda harus mengakui itu. Pelatih mereka juga bagus. Saya kenal Vedat Muriqi dan Vojvoda," tegasnya mantan pemain Bayer Leverkusen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gelandang-republik-ceko-tomas-soucek-cl-dan-gelandang-turki-hakan-calhanoglu-tengah.jpg)