FIFA Matchday
2 Insiden Memalukan di Laga Spanyol vs Mesir, Sorakan Rasis Menggema di RCDE Stadium
Pertandingan antara Spanyol melawan Mesir dihiasi sorakan rasis dari penggemar yang memadati stadion RCDE yang menjadi venue pertandingan
Beberapa pihak terlihat tak senang dengan masuknya kiper Barcelona ini.
Barangkali pemilihan venue pertandingan ikut memberikan andil.
Pertandingan ini digelar di markas tim asal Catalan, Espanyol.
Sedangkan status Joan Garcia pada musim lalu adalah kiper andalan Espanyol yang membuat tim itu terhindar dari zona merah.
Penampilan ciamik sang kiper membuat Barcelona datang melempar tawaran.
Biaya senilai 25 juta Euro pun diterima sebagai mahar kepindahan Joan Garcia dari Espanyol ke Barcelona.
Padahal kedua tim itu adalah rival sekota yang memiliki persaingan sangat kental.
Alhasil suporter Espanyol yang barangkali datang menyaksikan pertandingan ini secara langsung menunjukkan ketidakpuasan mereka.
Sedangkan insiden kedua terjadi soal chant atau sorakan rasis dari penggemar yang hadir.
Dikutip dari Cadena SER, penggemar menyuarakan sorakan yang ditujukan kepada identitas tertentu.
"Siapapun yang tidak berdiri/melompat adalah seorang muslim," teriak penggemar yang ada di stadion.
Chant itu ditujukan untuk mengintimidasi pemain Mesir yang diasumsikan banyak beragam Islam.
Selain itu, lagu kebangsaan Mesir juga mendapatkan banyak siulan saat dikumandangkan di awal-awal pertandingan.
Beragam insiden ini sayangnya tak mendapatkan reaksi dari wasit.
Wasit Georgi Kabakov tetap melanjutkan pertandingan di tengah situasi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Alvaro-Morata-dari-Spanyol-merayakan-gol-kedua.jpg)