Rabu, 15 April 2026

Timnas Indonesia

Investigasi KNVB Selesai, Dean James dan Go Ahead Eagles Terbebas dari Hukuman

Hasil keputusan Jaksa di KNVB soal Dean James di Eredivisie, dinyatakan tidak dihukum. Tapi dapat berdampak pada potensi transfer karena status non-UE

Instagram.com/gaeagles
ABROAD DEAN JAMES - Pemain Timnas Indonesia, Dean James, mencatatkan penampilan untuk Go Ahead Eagles kontra FC Volendam dalam pertandingan pekan ke-5 Eredivisie 2025/2026 di De Adelaarshorst, 13 September 2025. (Instagram Eagles - 21/9/2025) 

Bagi NAC, keberhasilan mereka dalam upaya ini akan sangat berarti dalam persaingan degradasi dan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Belanda, Eredivisie.

Tapi di sisi lain, fakta yang dapat diterima saat ini adalah pengetahuan yang penting. Inti masalahnya adalah status administratif dan dapat memainkan peran penting dalam potensi transfer pada musim panas mendatang.

Status non-Uni Eropa

Dean James kehilangan paspor Belandanya karena pindah kewarganegaraan Indonesia, dan ia dianggap sebagai pemain non-Uni Eropa.

Hal ini bisa berdampak langsung pada potensi transfer. Dalam hal ini, klub-klub di Eredivisie dan liga-liga di Eropa lainnya harus mematuhi aturan yang lebih ketat, termasuk gaji minimum yang lebih tinggi dan persyaratan izin kerja tambahan, menurut Football Transfer.

Pemain dari luar Uni Eropa harus mendapatkan penghasilan yang cukup tinggi di Eredivisie, sekitar 600.000 sampa 608.000 Euro pendapatan bersih pertahun.

Jumlah itu setara dengan 1,5 kali gaji rata-rata di liga tersebut. Klub harus membayar jumlah ini hanya untuk dapat memperoleh izin kerja bagi pemain tersebut.

Bagi banyak klub, hal ini merupakan hambatan serius karena faktor finansial masing-masing klub berbeda, dan tidak semuanya dapat mengeluarkan biaya lebih untuk pemain non-Uni Eropa.

Dulu, Dean James pemain yang relatih mudah didapatkan, tetapi sekarang ia sulit karena statusnya sebagai pemain non-Uni Eropa sehingga berdampak pada harga minimal dan masalah administrasi yang harus dipenuhi klub peminatnya.

Terutama bagi klub-klub papan tengah dan klub dengan anggaran terbatas, hal ini dapat menjadi penentu antara transfer atau tidak transfer sama sekali.

(Tribunnews.com/Sina)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved