Piala Dunia 2026
Profil Timnas Jerman di Piala Dunia: Sang Raja Fase Gugur, Pemegang 4 Medali Emas
Profil Jerman di Piala Dunia, tim yang tampil dalam 19 edisi berturut-turut dan pemegang status Rajanya Fase Gugur meskipun gagal di 2 edisi terakhir.
Ringkasan Berita:
- Profil Jerman di Piala Dunia dengan segala pencapaian dan prestasi sejak keikutsertaan pertama kali pada tahun 1934 di Italia.
- Timnas Jerman telah tampil di 21 edisi Piala Dunia, 19 di antaranya sampai saat ini secara berturut-turut.
- Jerman juga menjadi negara yang paling sering tampil di babak fase gugur dengan koleksi 49 pertandingan, lima laga lebih banyak daripada Brasil (44).
- Jerman telah mengoleksi 12 trofi di Piala Dunia, masing-masing empat untuk medali emas, perak, dan perunggu.
TRIBUNNEWS.COM - Dua edisi terakhir sebelum Piala Dunia 2026, Jerman memang kesulitan lolos dari penyisihan grup, namun tim berjuluk Der Panzer itu masih menyandang status sebagai Raja Fase Gugur.
Terlepas dari dua kegagalan edisi Piala Dunia 2018 dan 2022, Jerman memiliki rekor yang luar biasa dengan 49 pertandingan di babak gugur ajang empat tahunan tersebut.
Jumlah tersebut 5 angka lebih banyak daripada Brasil yang mengemas 44 pertandingan.
Dalam perjalanannya, Jerman berhasil meraih 12 medali yang terdiri dari masig-masing empat medali emas, perak, dan perunggu.
Jumlah tersebut tiga kali lebih banyak dari rival terdekatnya, Brasil, dan sama dengan total medali yang diraih Argentina dan Prancis jika digabungkan.
Jerman adalah satu-satunya negara yang sukses naik podium di empat edisi Piala Dunia secara berturut-turut.
Mulai dari menjadi runner-up di tahun 2002, peringkat ketiga tahun 2006 dan 2010, serta menjadi jawara pada tahun 2014. Itu adalah puncaknya sebelum gagal bersaing di babak gugur pada dua edisi sebelumnya.
Apesnya, dalam dua edisi tersebut Jerman selalu tergabung dengan wakil Asia di mana mereka meraih kekalahan.
Pada tahun 2018 pada laga penentu melawan Korea Selatan di bawah asuhan Shin Tae-yong, Jerman takluk dengan skor 2-0.
Hasil yang membuat Der Panzer finis di peringkat terakhir klasemen.
Empat tahun berselang, giliran Jepang yang menjadi momok bagi Jerman.
Di laga pertama melawan Jepang, Jerman secara mengejutkan kalah dengan skor 1-2. Jerman hanya meraih hasil imbang melawan Spanyol dan menang atas Kosta Rika.
Hasil yang membuat Jerman finis di peringkat 3 di bawah Jepang yang memuncaki klasemen, dan Spanyol sebagai runner-up.
Pada Piala Dunia 2026, Jerman tidak akan bertemu wakil Asia di babak penyisihan grup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/timnas-jerman-di-perempat-final-piala-uefa-euro-2024_20240705_232846.jpg)