Piala Dunia 2026
16 Maskot Piala Dunia dari Masa ke Masa: Willie Pertama, Terbaru Ada Maple, Zayu, dan Clutch
Sejak kemunculan Willie, maskot Piala Dunia terus berkembang dan menjadi simbol budaya tuan rumah. Piala Dunia 2026 memakai Maple, Zayu, dan Clutch.
Ketiganya digambarkan bermain olahraga imajiner bernama “Atmoball” yang menyerupai sepak bola.
Nama mereka dipilih melalui pemungutan suara publik dan pelanggan restoran cepat saji di negara tuan rumah.
Goleo VI dan Pille: Piala Dunia 2006 – Jerman
Jerman kembali menggunakan karakter singa melalui Goleo VI yang ditemani bola berbicara bernama Pille.
Desain ini dianggap sebagai perpaduan modern dan tradisional setelah konsep futuristis pada edisi sebelumnya.
Zakumi: Piala Dunia 2010 – Afrika Selatan
Zakumi adalah seekor macan tutul dengan rambut hijau.
Namanya berasal dari gabungan “ZA” yang merupakan kode internasional Afrika Selatan dan kata “kumi” yang berarti “sepuluh” dalam beberapa bahasa Afrika.
Ia dikenal sebagai karakter yang energik dan mencintai sepak bola.
Fuleco: Piala Dunia 2014 – Brasil
Brasil memperkenalkan Fuleco, seekor armadillo tiga pita khas Brasil.
Namanya berasal dari gabungan kata “futebol” dan “ecologia”.
Karakter ini membawa pesan penting tentang pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati Brasil.
Zabivaka: Piala Dunia 2018 – Rusia
Rusia memilih Zabivaka, seekor serigala yang namanya berarti “pencetak gol”.
Karakter ini dibuat oleh mahasiswa desain bernama Ekaterina Bocharova dan dipilih melalui voting publik yang melibatkan lebih dari satu juta warga Rusia.
La’eeb: Piala Dunia 2022 – Qatar
Qatar menghadirkan La’eeb, karakter unik yang berasal dari dunia imajinatif maskot.
Dalam bahasa Arab, La’eeb berarti pemain dengan kemampuan luar biasa.
Karakter ini menggambarkan kreativitas, semangat petualangan, dan rasa percaya diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Piala-Dunia-2026-punya-tiga-maskot-resmi.jpg)