Selebrasi Lokal
Jepang Bukan Lagi Tim Kuda Hitam di Piala Dunia: Inggris, Brasil, dan Spanyol Pernah Disikat
Menghapus anggapan bahwa Jepang adalah tim kuda hitam di Piala Dunia 2026, namun bukan berarti tanpa masalah, ini kelemahan skuad Hajime Moriyasu.
Ringkasan Berita:
- Menghapus anggapan bahwa Jepang adalah tim kuda hitam di Piala Dunia 2026, namun bukan berarti tanpa masalah, ini kelemahan skuad Hajime Moriyasu.
- Ulasan bagaimana pandangan tentang Jepang bukan lagi tim kuda hitam, karena tim asuhan Moriyasu telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir, termasuk saat mengalahkan Jerman, Spanyol, Brasil, dan Inggris.
- Masalahnya adalah pemain kreatif yang bisa menemukan solusi saat menemui kebuntuan.
TRIBUNNEWS.COM - Jangan lagi anggap timnas Jepang sebagai tim 'kuda hitam' di gelaran Piala Dunia. Dua penggalan kata tersebut sudah terdengar klise untuk dilihat tahun ini. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir termasuk di Piala Dunia 2022.
Pengamat sepak bola lokal, Gigih Windar menyebutkan, "Itu adalah hal yang sangat ketinggalan zaman menyebut Jepang sebagai kuda hitam."
"Jepang itu tidak pernah jadi kuda hitam," tegasnya saat dikonfirmasi Tribunnews pada Rabu (3/6/2026).
Alasan Gigih cukup mendasar, lihat saja hasil pertandingan Jepang dalam beberapa waktu terakhir.
Di bulan Maret lalu saat melakoni dua laga tandang, Jepang meraih kemenangan identik atas Skotlandia dan Inggris dengan skor 1-0.
Bayangkan, Inggris. Salah satu negara kontestan Piala Dunia 2026 yang bermaterikan pemain terbaik dunia dan dikomandoi oleh pelatih sekaliber Thomas Tuchel yang sudah memenangkan Liga Champions.
Phil Foden, Rashford, Maguire, Cole Palmer, mereka semua berada di lapangan ketika merasakan kelalahan itu.
Jepang juga pernah merasakan kemenangan atas tim kuat asal Amerika Latin, Brasil besutan Carlo Ancelotti pada Oktober tahun lalu.
Top skor Eredivisie Belanda, Ayase Ueda menjadi pencetak gol terakhir dalam kemenangan 3-2 Jepang atas Brasil.
Lebih jauh lagi di Piala Dunia 2022 Qatar. Siapa yang mengira Jepang akan memuncaki Grup E di atas raksasa Eropa Spanyol dan Jerman.
Tim Samurai Biru bahkan hampir mencapai kesempurnaan jika tidak kalah dari Kosta Rika.
Secara materi pemain, timnas Jepang tidak bisa dianggap enteng, apalagi dengan predikat 'kuda hitam' karena sepak terjang mereka yang sudah terbukti.
Dari 26 pemain Jepang untuk Piala Dunia 2026, hanya tiga yang bermain di kompetisi lokal. Keisuke Osako (Sanfracce Hiroshima), Tomoki Hayakawa (Kashima Antlers) dan bek veteran Yuto Nagatomo (FC Tokyo).
Yuto Nagatomo juga pernah berkarier di Eropa, termasuk pada masa Erick Thohir di Inter Milan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Bendera-Timnas-Jepang-di-Piala-Dunia-2026.jpg)