Selebrasi Lokal
Pochettino Tegaskan Pemain Amerika Serikat Harus Berdikari di Piala Dunia 2026
Pochettino meminta pemain Amerika Serikat berdikari jelang lawan Paraguay. Menurutnya, pidato motivasi tak lagi dibutuhkan di Piala Dunia 2026.
Ringkasan Berita:
- Mauricio Pochettino meminta para pemain Amerika Serikat untuk berdikari. Menurutnya, jelang Piala Dunia 2026, tim tidak lagi membutuhkan pidato motivasi dari pelatih.
- Football Enthusiast Bayu Ajianto menilai AS layak difavoritkan lolos fase grup karena berstatus tuan rumah. Namun, ia mengingatkan Christian Pulisic dkk tetap menghadapi tekanan besar untuk memenuhi ekspektasi publik.
- Kabar baik baginya, seluruh 26 pemain siap tampil saat menghadapi Paraguay pada laga perdana Grup D.
TRIBUNNEWS.COM - Jelang laga perdana di Piala Dunia 2026, pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino meminta anak asuhnya untuk berdikari, alias berdiri di kakinya sendiri.
Pochettino menegaskan bahwa para pemainnya tidak lagi membutuhkan pidato motivasi.
Menurut pelatih asal Argentina tersebut, saat ini para pemain harus mampu bertanggung jawab terhadap kesiapan mereka sendiri, baik secara mental maupun emosional.
Amerika Serikat sendiri tergabung di Grup D bersama Paraguay, Selandia Baru, dan Senegal. Di atas kertas, tim asuhan Mauricio Pochettino memiliki peluang besar untuk melaju ke babak gugur.
Hal ini juga disampaikan langsug oleh Football Enthusiast, Bayu Ajianto dalam podcast Super Taktik Tribunnews di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Piala Dunia 2026 ini seharunya menjadi momen pembuktian bagi Amerika Serikat, mereka memiliki keuntungan sebagai tuan rumah," kata Bayu Ajianto.
"Tapi mereka juga datang dalam tekanan yang besar walaupaun Amerika sekarang punya talenta yang bagus seperti Christian Pulisic, Tyler Adam, hingga Tim Weah."
"Nama-nama di atas bermain di Eropa jadi seharusnya bisa membantu meningkatkan performa Amerika di Piala Dunia 2026 nanti," ujarnya.
Pochettino Minta Pemain AS Berdikari
Menjelang laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026 melawan Paraguay pada Sabtu (13/6/2026), Pochettino justru menegaskan bahwa para pemainnya tidak lagi membutuhkan pidato motivasi.
Menurut pelatih asal Argentina tersebut, saat ini para pemain harus mampu bertanggung jawab terhadap kesiapan mereka sendiri, baik secara mental maupun emosional.
"Saya pikir sekarang adalah saatnya mereka perlu membangun cara untuk mempersiapkan diri secara emosional dan mental, dan saya pikir semua orang tahu bagaimana caranya bersiap," kata Pochettino, dikutip dari ESPN.
Mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Paris Saint-Germain itu menilai motivasi dari luar tidak akan banyak membantu jika pemain belum siap menghadapi tekanan turnamen sebesar Piala Dunia.
"Saya rasa sekarang mereka tidak membutuhkan motivasi eksternal atau pidato inspiratif. Jika Anda mengenal pemain dan pola pikir pemain tersebut, mereka membutuhkan hal itu terlebih dahulu untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka."
Pochettino bahkan menegaskan bahwa kemampuan seorang pelatih dalam memberikan pidato tidak akan berarti apabila pemain tidak memiliki kesiapan yang cukup.
"Mereka membutuhkan pidato motivasi ketika mereka harus berlatih dan meningkatkan kemampuan di setiap aspek, karena jika tidak, besok sudah terlambat."
"Jika mereka belum siap, saya bisa menjadi yang terbaik dalam memotivasi para pemain dengan pidato saya. Tetapi jika kalian belum siap, maaf, tidak mungkin untuk tampil maksimal," tegasnya.
Baca juga: Piala Dunia 2026 - Kontroversi Kylian Mbappe Bertambah, Tinggalkan Kamp Timnas demi Bertemu Pacar
Semua Pemain Siap Tempur
Kabar baik bagi Amerika Serikat, seluruh 26 pemain dalam skuad dilaporkan siap tampil pada laga perdana.
Bek andalan Chris Richards yang sebelumnya mengalami cedera pergelangan kaki juga telah kembali berlatih bersama tim dan masuk dalam daftar pemain yang siap dimainkan.
"Saya rasa kita patut merayakan kesiapan untuk memulai kompetisi dengan 26 pemain yang siap dipilih," ujar Pochettino.
"Chris siap dipilih dan kemudian kita akan memutuskan apakah dia akan bermain sejak awal pertandingan atau dari bangku cadangan."
Meski mengaku sudah menentukan susunan pemain inti untuk menghadapi Paraguay, Pochettino memilih merahasiakan identitas para pemain yang akan diturunkan sejak menit pertama.
Sebagai tuan rumah, Amerika Serikat memang dibebani ekspektasi besar.
Namun bagi Pochettino, kunci utamanya bukan lagi soal pidato penyemangat, melainkan bagaimana para pemain mampu mempersiapkan diri dan menunjukkan kualitas terbaik mereka saat pertandingan dimulai.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Bendera-Timnas-Amerika-Serikat-Piala-Dunia.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.