TAG
Bhima Yudhistira Adhinegara
Berita
-
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp 14.710 Per Dolar AS
Pergerakan kurs Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sore ini, Jumat (31/8/2018) ditutup melemah ke posisi Rp 14.710 per dolar AS
-
Begini Harapan OJK Pasca Deklarasi Capres dan Cawapres
“Dari 3 pemilu kemarin tidak ada masalah, mudah-mudahan sekarang pun tidak ada dampak ke indeks,” kata Inarno.
-
Indef: Tidak Dapat Izin Penuh dari OJK, Bakal Muncul Fintech Ilegal
Untuk mendapatkan izin permanen, fintech harus mengurus perizinan resmi paling lambat setahun
-
Perang Dagang Memukul Ekspor Komoditas Unggulan Indonesia
perang dagang Amerika Serikat dengan China akan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian dalam negeri.
-
Kebijakan BI Longgarkan Aturan LTV Diyakini Pengamat Bisa Kerek Kredit Properti
Dia mengestimasi, kredit KPR bisa tumbuh di atas 14 persen memasuki semester II tahun 2018 ini.
-
Relaksasi Kebijakan LTV Diprediksi Genjot Pertumbuhan KPR 14 Persen
“Prediksinya KPR optimis bisa tumbuh di atas 14 persen secara tahunan di semester II 2018,” kata Bhima
-
Menguat, Rupiah Tinggalkan Level Rp 14.000 Per Dolar AS
Mengutip Bloomberg, pagi ini rupiah menguat ke level Rp 13.955 per dolar AS dari posisi pembukaan perdagangan kemarin
-
Tugas untuk Gubernur BI Perry Warjiyo, Indef: Stabilkan Rupiah
Bloomberg mencatat, rupiah bergerak variatif hari ini. Mata uang garuda sempat menyentuh level Rp 14.212 per dolar AS.
-
Ada Teror Bom, IHSG dan Rupiah Kompak Melemah
Aksi teror bom yang terjadi di Surabaya memberikan sentimen negatif bagi pergerakan rupiah dan bursa saham
-
Ada Aksi Terorisme, Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp 13.973 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di awal pekan ini, Senin (14/5/2018) ditutup melemah.
-
Pelemahan Rupiah Berpotensi Kerek Harga Bawang Putih
Merujuk data Bloomberg, nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (9/5/2018) ditutup melemah ke level Rp 14.084 per dolar AS
-
Pembayaran Utang Indonesia Membengkak Gara-gara Rupiah Melemah
kewajiban pembayaran utang luar negeri pemerintah yang jatuh tempo di 2018 mencapai 9,1 miliar dollar AS
-
Indef Dorong BI Naikkan Suku Bunga Acuan untuk Stabilkan Rupiah
Bank Indonesia bisa menaikkan tingkat suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.
-
Melemah, Rupiah Berpotensi Tembus Rp 14.200 Per Dolar AS
Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengungkapkan, pelemahan rupiah imbas dari pergerakan dolar AS yang masih menguat.
-
Soal Kuota Tenaga Kerja Asing Masuk Indonesia, Pemerintak Dituding Tak Transparan
"Masyarakat butuh transparansi, berapa kuota TKA. Per perusahaan juga berapa," kata Bhima.
-
Efektivitas Utang Luar Negeri Sektor Publik Dipertanyakan
Utang harusnya berkorelasi dengan naiknya output ekonomi, kenapa utang pemerintah naik signifikan tapi output ke ekonominya tidak sejalan?
-
Indef: Depresiasi Rupiah Bisa Berpotensi Sentuh Rp 15.000 per Dolar AS
Pelemahan nilai tukar rupiah yang cukup dalam terhadap dolar AS bisa berpotensi menyentuh level Rp 15.000 per dolar AS.
-
Inpres Moratorium Sawit Harus Lindungi Investasi dan Dunia Usaha
Bhima Yudhistira mengatakan regulasi yang dibuat pemerintah banyak yang tidak sinkron dalam rangka mendorong investasi.
-
Moratorium Proyek, Indef: Alokasi Dana Infrastruktur Terancam Bengkak
Pemerintah menegaskan untuk mengentikan sementara atau moratorium pada pembangunan konstruksi jalan layang
Utang Luar Negeri Kurang Produktif, Indef: Pemerintah Harus Evaluasi
Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir Januari 2018 meningkat 10,3 persen secara tahunan menjadi 357,5 miliar dolar AS
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved