TAG
eCommerce
Berita
Foto (15)
-
Pemerintah Diminta Tidak Tebang Pilih Soal Indikasi TikTok Melanggar Permendag
Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan seolah kalah dengan korporasi besar dalam menegakkan aturan.
-
Persaingan Ketat, Lazada PHK Ratusan Karyawan
Lazada merupakan salah satu perusahaan e-commerce yang pada 2016 lalu diakuisisi oleh Alibaba Group.
-
Mendag Zulkifli Hasan: Nilai Transaksi E-commerce Sepanjang 2023 Bisa Mencapai Rp 533 Triliun
Dalam beberapa tahun terakhir, e-commerce menunjukkan potensi yang besar dalam kontribusinya bagi perekonomian RI.
-
Kemenkop UKM Singgung Dua Poin Indikasi Pelanggaran Tiktok Shop, Apa Saja?
Sejumlah pelanggaran Tiktok Shop sudah mulai dibahas antar tingkat internal Kementerian Koperasi UKM dan Kementerian Perdagangan.
-
Empat Kategori Barang Boleh Dijual di E-commerce Harga di Bawah 100 Dolar AS, Apa Saja?
Positive list merupakan daftar barang yang boleh diperjualbelikan di e-commerce dengan harga di bawah 100 dolar Amerika Serikat (AS).
-
Bos Tiktok Mau ke Indonesia, Lobi Pemerintah untuk Buka eCommerce?
Menteri Teten bilang, rencana pertemuan Presiden Jokowi dan CEO Tiktok tidak akan terjadi dan komunikasi hanya melalui dirinya.
-
Social Commerce Dilarang Transaksi Jual Beli, Begini Pandangan Ekonom
Pelaku UMKM atau pedagang pasar menjadi kalah saing hingga sulit munutup biaya modal, belum lagi kebutuhan sewa.
-
Anak Buah Sri Mulyani Sebut TikTok Shop Tak Bayar Pajak E-Commerce, Ini Penjelasannya
TikTok selama ini hanya terdaftar sebagai pelaku Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE).
-
Rentetan Polemik TikTok Hingga Resmi Dilarang Jualan, Pedagang Teriak Rugi dan Sempat Dibela Menteri
Pemerintah akan memberikan sanksi kepada media sosial seperti TikTok Shop yang tetap melakukan transaksi jual beli.
-
Pengamat Sebut Perlu Ada Aturan Baru Memisahkan TikTok Shop dan Fungsi Media Sosial
Aturan platform digital di Indoensia satu untuk semua sehingga tidak terjadi kesetaraan seperti kasus antara social commerce dan e-commerce.
-
Pemerintah Diminta Tegas Menyikapi TikTok yang Ogah Pisahkan Bisnis Media Sosial dan E-Commerce
TikTok enggan memisahkan media sosial dan e-commerce-nya guna menghindari pembayaran pajak.
-
Mengapa TikTok Shop Harus Dipisah dan Bisnis Media Sosial? Apa Bedanya dengan E-Commerce
Media sosial dan e-commerce memiliki perizinan berbeda, sehingga berdampak pada sulitnya pengawasan pada platform tersebut.
-
Asosiasi E-Commerce Khawatir Larangan Impor Barang di Bawah Rp1,5 Juta Ganggu Perdagangan
Jila larangan ini berlaku dab mengganggu supply dan demand, maka yang terkena dampaknya adalah konsumen.
-
Pusat Perbelanjaan dan Pasar Tradisional Mulai Terjadi 'Kiamat' Pengunjung
Pusat perbelanjaan harus dapat memiliki dan menyediakan tempat ataupun fasilitas untuk pelanggan melakukan interaksi sosial.
-
Sejumlah Pasar Tradisional di Jakarta Sepi Pembeli, Masyarakat Telah Beralih ke Belanja Online
Persaingan antara pasar tradisional dan platform e-commerce kerap terjadi dengan adanya beragam diskon biaya pengiriman maupun diskon produk.
-
Pemerintah Bakal Bedakan Perizinan Penjualan Social Commerce dengan E-Commerce
Dibedakannya perizinan antar kedua platform diharapkan bisa membuat transaksi penjualan online di masing-masing platform tersebut menjadi setara.
-
Kolaborasi Jurus Jitu Tingkatkan Performa Transaksi Penjualan di E-Commerce
Blibli memanfaatkan jaringan bisnisnya untuk memfasilitasi peluang kerja sama antara mitra penjual.
-
Cara Tiktok Pasok Produk dari China di Pasar Amerika Melalui E-Commerce
Perusahaan ini menunda peluncuran layanan yang lebih luas karena pedagang Amerika enggan bergabung di tengah ketidakpastian politik.
-
Ekonom Minta Pemerintah Buat Aturan Tegas Terhadap Platform Social Commerce
Platform seperti Tiktok Shop, saat ini dinilai menjadi social commerce yang tidak diatur oleh regulasi.
-
Rugikan Negara hingga Berpotensi Penipuan, Pemerintah Diminta Segera Tertibkan Social Commerce
Pemerintah diminta memastikan terciptanya pesaingan usaha yang sehat dan adil bagi semua pelaku perdagangan digital.
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved