Breaking News:

Hadirkan Produk Elektronik Unik, IEAE 2019 Alami Lonjakan Peserta Hingga 30 Persen

dengan menghadirkan gadget-gadget terunik dan terinovator diharapkan menarik minat pengusaha Indonesia untuk menjalin kerjasama

HandOut/Istimewa
International Electronics & Smart Appliance Expo 2019 (IEAE) di JIExpo Kemayoran menghadirkan produk-produk terkini elektronik. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Produk-produk elektronik terunik dan terkini dihadirkan di International Electronics & Smart Appliance Expo 2019 (IEAE) di JIExpo Kemayoran.

Produk elektronik tersebut bahkan telah memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Pameran yang dimulai sejak 25 September 2019 tersebut diikuti ratusan perusahaan dari Cina, Indonesia, dan Malaysia dengan menghadirkan produk eletronik terkini antara lain Consumer Electronics, Mobile Phone & Accessories, Computer Network and Accessories, In-Car Electronics, Security Products&Smart Home, LED & Energy Saving Products, Home Appliances, Electronics Equipment & Components.

Pameran itu sebelumnya diresmikan Deputi Bidang Penanaman Modal BKPM Ikmal Lukman dan Konsul Ekonomi Kedutaan RRC untuk Indonesia Wang Liping.

“Pameran ini memfasilitasi kerjasama bisnis antara pengusaha RRC dengan Indonesia serta negara-negara tetangga. Selama ini banyak pengusaha Indonesia yang mencari peluang berkunjung ke Guangdong sebagai provinsi yang menjadi zona ekonomi utama Cina dengan 9 kota industrinya. Kali ini, para pengusaha Guangdong, khususnya produsen produk elektronik dan turunannya, justru yang hadir di Indonesia untuk menjajaki kerjasama bisnis dengan pengusaha Indonesia,” ujar Jason Chen, General Manager Chaoyu Expo selaku penyelenggara pameran.

Dia menjelaskan, even tahunan yang memasuki tahun ketiganya diikuti semakin banyak produsen elektronik karena mereka memang menjadikan Indonesia sebagai fokus pasar yang ingin dituju.

Jason mengatakan, dengan menghadirkan gadget-gadget terunik dan terinovator diharapkan menarik minat pengusaha Indonesia untuk menjalin kerjasama, bahkan ada yang bermaksud menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk wilayah Asia Tenggara.

Selain bertujuan untuk menjalin kerjasama bisnis, Chaoyu Expo juga mentargetkan penjualan on-spot.

Menurut Jason, setiap tahunnya, terjadi pertumbuhan transaksi selama pameran IEAE berlangsung.

“Selain target terciptanya kerjasama bisnis, IEAE 2019 juga melayani transaksi langsung dengan konsumen. Dua tahun sebelumnya, kami berhasil memperoleh transaksi sebesar US$ 600 ribu dan US$ 800 ribu. Tahun ini, transaksi di IEAE 2019 akan mencapai US$ 1 juta,” patoknya.

Halaman
123
Berita Populer
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved