Cerita Fikri Faizah, Sukses Menangguk Rupiah dari Berbisnis di Platform Digital

Semula, Fikri adalah selebtweet dan bergabung di komunitas Indonesian Seleb Tweet (IST) pada 2010-2017.

INSTAGRAM @SIPIQI
Fikri Faizah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesatnya perkembangan dunia digital membuat banyak orang berhasil meniti karier di bidang ini, baik sebagai profesional maupun mengelola usaha sendiri.

Berdasarkan data, pertumbuhan industri ekonomi digital di Indonesia naik signifikan, tumbuh 40 setiap tahunnya. Hingga tahun 2025 ekonomi digital diyakini bisa menembus 130 miliar dolar AS.

Fikri Faizah adalah salah satu contoh yang sukses menembus bisnis digital ini. Pria kelahiran Jakarta tahun 1998 ini mengelola bisnis social media marketing, internet marketing, berjualan tiket rekreasi, online travel, dan lain-lain sejak 2014 ketika masih di bangku Sekolah Mengengah Kejuruan (SMK).

Semula, Fikri adalah selebtweet dan bergabung di komunitas Indonesian Seleb Tweet (IST) pada 2010-2017. Mengelola akun Twitter @sipiqi, dia memiliki sekitar 200.000 pengikut (followers).

Baca: Penjelasan Lengkap Gubernur Anies Tentang PSBB Jakarta, Berlaku Mulai Jumat, 10 April

Seiring dengan berjalannya waktu, Twitter mulai kurang diminati oleh pemasang iklan. Dia kemudian masuk di platform Instagram dan mengelola akun yang sama @sipiqi dengan 200.000-an pengikut.

Tahun 2016 sampai 2018 dia bergabung di perusahaan technology agency yang fokus bergerak pada pembuatan dan pengembangan aplikasi augmented reality (AR) berbasis Android dan website, sebagai content and social media director.

Kemudian di 2018 sampai 2019, dia bergabung di lembaga pemerintahan menjadi team leader social media and internet marketing manager. Sejak 2015 sampai 2019, Fikri menjadi blogger dan bermain di Google AdSense.

Bersama partnernya Alfaresta Anteng Tristansah (Instagram: @AlfarestaAT), dia mendirikan PT FFC Media Indonesia (Instagram: @FFCMediaID) di Juli 2019 yang mengelola bisnis digital agency, management talent, e-sports gaming, dan jasa media digital lainnya.

Baca: Huawei Siap Kenalkan Ekosistem Digital Baru ke Indonesia dengan Skenario 1 + 8 + N, Apa Saja?

"Kita mendirikan perusahaan ini untuk menciptakan sebuah sistem baru dan tentu saja berbeda dengan sistem perusahaan lain yang sudah ada sebelumnya," ujarnya.

"Saya dan partner saya selama ini merasakan, sistem yang perusahaan lain tawarkan, sangat berisiko terhadap keamanan dan privasi pengguna," lanjutnya.

Baca: Waduh, Foto-foto Nissan X-Trail Generasi Keempat Bocor Lewat Dokumen Hak Cipta

Sejumlah talent yang bergabung di perusahaan ini berasal dari kalangan YouTuber, selebgram, selebtweet, artis, dan lainnya.  Antara lain Yosua Putra (Budi Setiawan), Usama Harbatah, BangIjal TV.

FIkri juga mendirikan bisnis e-Sports bernama Wolfgenk e-Sports (Instagram: @Wolfgenk). 
Awalnya, ini adalah sebuah guild atau clan yang dibuat seorang gamer dan streamer dari Yogyakarta bernama Shidiq Nursalim (Instagram: @shidiqns). Lalu muncul ide menjadikan Wolfgenk sebagai e-Sports pada Juni 2019.

Perusahaan baru ini pernah menang di ajang Intifada Season II 2019 (Peringkat ke-2), FFIM 2019 (Final Grup D, Peringkat ke-4), DS DreamWork II 2019 (Juara), serta juara di Rise to Death Championship Season II 2019.

FFC Media Indonesia kini diperkuat 10 karyawan. Fikri menyatakan pihaknya akan terus menggarap bisnis digital ini demi memberi kontribusi yang positif bagi perkembangan dan kemajuan industri digital di Indonesia.

Penulis: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved