Breaking News:

Ini Dia Para Juara Kompetisi Bikin Website Berkonten Aksara Bali

Gubernur Bali I Wayan Koster hadir di acara selebrasi lomba pembuatan website beraksara Bali di gedung Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana.

Dok. PANDI
Gubernur Bali I Wayan Koster hadir di acara selebrasi lomba pembuatan website beraksara Bali di gedung Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, Sabtu (9/1/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bali juga baru saja menggelar kompetisi pembuatan website beraksara Bali sebagai upaya pelestarian pada aksara tradisional asli Bali melalui platform digital. 

Gubernur Bali I Wayan Koster hadir di acara selebrasi lomba pembuatan website beraksara Bali yang diinisiasi Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), di gedung Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (UNUD), Sabtu 9 Januari 2021.

I Wayan Koster mengatakan, kegiatan kompetisi pembuatan website berkonten aksara Bali ini sejalan dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali.

Kompetisi ini juga dinilainya sejalan dengan penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali yang dirumuskan olehnya ketika awal menjabat sebagai gubernur Bali.

"Di era perkembangan teknologi seperti sekarang ini, arus ini (modernisasi) bisa meninggalkan budaya kita, jadi karena itu silahkan teknologi maju terus, ilmu pengetahuan maju terus, teknologi digital maju terus tapi tidak boleh kita meninggalkan, melupakan budaya lokal," ungkap Wayan Koster.

Baca juga: Giliran Website Berkonten Aksara Lontara Kini Dikompetisikan

Wayan bersyukur dan berharap kompetisi pembuatan website berkonten aksara Bali inibisa menjadi salah satu strategi baru melestarikan aksara Bali di era modern.

"Kalay sekarang dia (aksara Bali) dilombakan mengikuti cara perkembangan teknologi digital, ini adalah cara kolaborasi antara kemajuan global dengan tetap mempertahankan kearifan lokal, ini yang benar," ujarnya.

Baca juga: Daftar Para Pemenang Lomba Pembuatan Website Berkonten Aksara Jawa

Dalam kesempatannya, Gubernur Bali juga menyerahkan secara langsung penyerahan trofi Juara I kompetisi ini yang diraih I Gusti Putu Surya Angga Buana, dan trofi Juara II yang diterima Wayan Kevin Galdiantara. Trofi juara III diraih Putu Suweca Nata Udayana dan diserahkan oleh perwakilan PANDI dan Universitas Udayana, Bali.

Baca juga: Kecewa Dukungan Pemerintah Minim, Pegiat Aksara Sunda Bikin Surat Terbuka ke Kang Emil di Medsos

Azhar Hasyim selaku wakil ketua bidang PANDI berterima kasih terhadap dukungan yang diberikan oleh Gubernur Bali dan Universitas Udayana.

"Dalam proses pendaftaran ke ICANN, dibutuhkan bukti bahwa aksara tersebut banyak dituturkan dan digunakan oleh kita. Kami merasa terbantu dengan dukungan ini, semoga bisa memudahkan langkah kami selanjutnya," ujar Azhar.

Selebrasi aksara Bali merupakan salah satu dari rangkaian program Merajut Indonesia melalui aksara nusantara (MIMDAN) yang diselenggarakan oleh PANDI, setelah sebelumnya menggelar Selebrasi aksara Jawa awal Desember 2020.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved