Rabu, 27 Mei 2026

Tak Terganggu Telegram dan Signal, Zuckerberg Justru Lebih Khawatir dengan iMessage

Mark Zuckerberg yang notabene pendiri Facebook sekaligus pemilik WhatsApp justru terkesan tidak "terganggu" dengan kenaikan jumlah pengguna Telegram

Tayang:
Editor: Tiara Shelavie
Nikkei Asia
Ilustrasi aplikasi perpesanan Telegram, Signal, WhatsApp 

TRIBUNNEWS.COM - Pamor WhatsApp dilaporkan turun sejak menggulirkan kebijakan baru di awal Januari 2021.

Firma riset aplikasi Sensor Tower melaporkan, jumlah unduhan WhatsApp menurun sekitar 11 persen.

Berbanding terbalik, Telegram dilaporkan kebanjiran pengguna baru.

Bahkan, CEO Telegram Pavel Durov menyatakan bahwa pengguna Telegram sudah tembus lebih dari 500 juta pengguna pada minggu pertama Januari 2021.

Firma riset aplikasi App Annie juga melaporkan terjadi penurunan peringkat WhatsApp di daftar aplikasi terpopuler, baik di Android maupun iOS.

Kendati demikian, Mark Zuckerberg yang notabene pendiri Facebook sekaligus pemilik WhatsApp justru terkesan tidak "terganggu" dengan kenaikan jumlah pengguna Telegram dan Signal.

Ilustrasi aplikasi perpesanan Telegram, Signal, WhatsApp
Ilustrasi aplikasi perpesanan Telegram, Signal, WhatsApp (Nikkei Asia)

Terungkap bukan Telegram dan Signal, Zuck justru memandang iMessage sebagai pesaing utama WhatsApp.

Belakangan, Zuckerberg mengaku justru lebih khawatir dengan aplikasi pesan instan bawaan perangkat Apple tersebut.

Mengapa produk chat Apple? Padahal, Facebook dan Apple memiliki inti bisnis yang berbeda.

Apple berfokus pada bisnis gadget dan komputer, sedangkan Facebook bergerak di bidang jejaring sosial.

Alasannya ternyata Whatsapp tidak begitu mendapatkan tempat di hati orang-orang AS karena mereka lebih suka menggunakan aplikasi pesan instan bawaan di smartphone mereka, seperti iMessage.

Karena iPhone sudah dibekali dengan iMessage, pengguna tidak perlu repot-repot lagi untuk mengunduh aplikasi pesan instan lainnya di App Store dan mendaftarkan akun baru.

"iMessage sudah terpasang di setiap iPhone. Itulah sebabnya iMessage jadi layanan pesan instan paling banyak digunakan di AS," kata Zuckerberg dalam paparan kinerja perusahaan kuartal keempat 2020, dihimpun KompasTekno dari India Today, Senin (1/2/2021).

Sebagaimana yang dilaporkan CEO Apple Tim Cook, ada lebih dari satu miliar perangkat iPhone yang aktif di seluruh belahan dunia saat ini.

Tak mengherankan, iMessage tampil menjadi pesaing terdekat WhatsApp.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved