Gandeng Microsoft, Xbox Siap Dimainkan Tanpa Konsol di Masa Mendatang

Konsol Game kenamaan dunia Xbox baru saja mengumumkan fitur yang tak terpikirkan penggunanya saat ini.

Editor: Hendra Gunawan
Twitter/Xbox
Xbox Series S 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konsol Game kenamaan dunia Xbox baru saja mengumumkan fitur yang tak terpikirkan penggunanya saat ini.

Pesaing PlayStation itu nantinya bisa langsung dimainkan di televisi (TV) tanpa konsol dan hanya bermodal terkoneksi internet.

Baca juga: Serial Loki Tayang Perdana Hari Ini, Sajikan Cerita Setelah Avengers: Endgame

Ini merupakan rencana terbaru sekaligus langkah Xbox untuk membesarkan bisnis game miliknya dengan menggandeng Microsoft.

Melansir laman Reuters, Senin (14/6/2021), perusahaan rintisan miliuner Bill Gates itu mengatakan ide ini tercetus untuk menawarkan pengalaman terbaik saat bermain Xbox langsung ke TV dengan terhubung internet.

Baca juga: Game PC Control Gratis di Epic Games Store, Ini Cara Download dan Spesifikasi yang Direkomendasikan

Melalui inovasi yang efisien ini pengguna hanya membutuhkan perangkat yakni pengontrol video game.

Sebelumnya pada Kamis kemarin (10/6/2021), Microsoft mengatakan unit gaming Xbox sedang mengerjakan hardware baru yang akan memudahkan penggunanya dalam bermain.

Selain itu, pihaknya tengah mengerjakan penawaran dengan salah satu pabrikan televisi yang memungkinkan orang bermain game tanpa membeli mesin gaming alias si konsol Xbox.

Informasi ini menyeruak saat perusahaan dan industri video game lain sedang bersiap memamerkan judul baru dalam gelaran Electronic Entertainment Expo (E3).

Baca juga: Oknum Satpol PP Pontianak Hancurkan Ukulele Pengamen, Walikota: Akan Saya Beri Sanksi

"Sebagai sebuah perusahaan, Microsoft adalah paartner yang terbaik dalam gaming yang kami kembangkan," kata Kepala Eksekutif Xbox, Satya Nadella.

Sementara itu, Microsoft menumi kendala terkait langkanya pasokan chip di pasar global.

Konsol terbaru Xbox ini menghadapi masalah kekurangan pasokan dari produsen chip yang membatasi beberapa industri dari teknologi hingga otomotif.

Alhasil, Microsoft memprediksi masalah ini mungkin akan berdampak pada kinerja perusahaan selama beberapa bulan ke depan.

Selain itu, Microsoft mengatakan pelanggan membeli lebih banyak konten bahkan rela membayar langganan bulan mereka.

Pada Agustus lalu, Wakil Presiden Xbox, Saran Bond mengungkapkan jika pelanggannya membeli Game Pass Xbox dan menghabiskan 20 persen lebih banyak untuk game tambahan serta konten yang bisa diunduh.

Bahkan, saat ini jumlah itu naik hingga 50 persen dan Microsoft pun antusias memaparkan data ini dalam briefing dan unggahan blog yang dibagikan kepada reporters jelang gelaran E3.

"Anda perlu melihat evolusi katalog game kami dari waktu ke waktu. Xbox selalu memperhatikan kualitas, kecanggihan, persentase game yang memiliki mekanik monetisasi. Pemahaman banyak orang soal katalog dan keuntungan yang datang dengan Game Pass, saya pikir semua itu maju dan berkontribusi dan Microsoft paham soal itu," kata Bond

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved