Breaking News:

Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital dalam 15 tahun

Masuknya Indonesia pada era revolusi industri 4.0 yang berkarakteristik teknologi menggunakan mengubah banyak aspek kehidupan.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Willem Jonata
Becoming Human.AI
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masuknya Indonesia pada era revolusi industri 4.0 yang berkarakteristik teknologi menggunakan Artificial Intelligence (AI) mengubah banyak aspek kehidupan.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, semakin banyak industri yang menggunakan AI dalam proses bisnisnya, baik untuk membuat dan menyediakan produk maupun membuat teknologi baru berbasis AI.

Pendiri dan Ketua Pembina Yayasan Del, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, penggunaan AI yang tepat guna akan memberikan manfaat yang cukup besar bagi masyarakat dan negara dalam menghadapi berbagai masalah yang muncul.

"Kita harapkan suatu saat muncul pemuda-pemuda hebat di bidang AI yang mampu menjawab berbagai permasalahan yang ada,” kata Luhut saat Simposium Nasional yang dilaksanakan langsung secara daring yang diadakan Institut Teknologi Del (IT Del), Kamis (30/9/2021).

Baca juga: Fitur PeduliLindungi Dapat Diakses di Aplikasi Lain Mulai Oktober 2021, Ini Daftar Aplikasinya

Baca juga: Aplikasi Ini Bisa Jadi Solusi untuk Konsumen Beli Aki Secara Online

Kegiatan ini mendapat antusiasme luar biasa dengan jumlah mencapai 1.000 peserta yang terdiri dari berbagai kalangan, yaitu: pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, praktisi, serta masyarakat umum.

Pemerintah sendiri telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mendukung pemanfaatan AI, salah satunya adalah menyiapkan dan mengembangkan talenta digital yang cakap teknologi AI.

Selain itu, dalam cakupan industri, penerapan AI juga telah banyak dimanfaatkan pada berbagai sektor.

Dikatakannnya, pertumbuhan ini berdampak langsung pada kebutuhan talenta AI yang unggul untuk mendukung industri tersebut dan Indonesia belum mampu mengimbangi tingginya kebutuhan akan talenta AI.

Baca juga: Sejarah Singkat Perkembangan Komputer dari Masa ke Masa

Mengacu data Bank Dunia menunjukkan bahwa Indonesia sedang mengalami kesenjangan talenta digital, karena saat ini Indonesia membutuhkan 9 juta talenta digital dalam 15 tahun atau rata-rata 600.000 talenta digital setiap tahunnya.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved