APEKSI Tantang Anak Muda Kreatif di Youth City Changers
Ratusan kawula muda dari berbagai kota di Tanah Air antusias mengikuti program Youth City Changers (YCC) di Youth Center Kota Padang
"Ini bukan kata saya, ini adalah amatan dari para pengamat sosial, psikolog, dan pemerhati lainnya. Pinter iya, kreatif iya, cerdas iya. Tapi agak rapuh. Kerjanya seminggu, healing-nya dua minggu. Apa-apa healing," kata Bima.
"Kalau interview, pasti yg ditanya gajinya berapa, fasilitasnya apa saja, bisa cutinya berapa lama, maunya ditempatkan sesuai domisili.
Baca juga: Tumbuhkan Ekonomi Kreatif di Era Digital, Pelaku UMKM Penting Lakukan Kolaborasi
Tantangan generasi ini adalah bagaimana menjadi fighter, jadi generasi yang tahan banting. Padahal anak- sekarang ini potensial, kreatif, pintar," tambahnya.
Sedangkan Rektor IPB Arif Satria menyebut bahwa kompetisi masa depan bukan soal kompetisi pengetahuan, tetapi yang menentukan masa depan adalah sejauh mana kita punya imajinasi dan kreatifitas.
Sementara itu, Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung kegiatan YCC karena sejalan dengan visi Kemendag yakni percepatan dan perluasan ekosistem ekonomi digital.
Selain talkshow dan workshop, para peserta YCC ditantang untuk membuat program untuk diusulkan kepada APEKSI. 10 program terbaik akan didukung dengan realisasi pendanaan dan lain sebagainya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/program-youth-city-changers-ycc-di-youth-center-kota-padang.jpg)