Rabu, 22 April 2026

GADGET

Meta PHK 8.000 Karyawan, Kembangkan AI Tiruan Zuckerberg

Meta akan PHK 8.000 karyawan mulai Mei 2026, sambil mengembangkan AI tiruan Mark Zuckerberg.

Hotel Keen
Meta akan PHK 8.000 karyawan mulai Mei 2026, sambil mengembangkan AI tiruan Mark Zuckerberg. 

Ringkasan Berita:
  1. Meta akan PHK sekitar 8.000 karyawan mulai Mei 2026.
  2. Perusahaan juga menyiapkan gelombang PHK lanjutan di paruh kedua tahun ini.
  3. Meta mengembangkan AI tiruan Mark Zuckerberg untuk komunikasi internal.

TRIBUNNEWS.COM - Perusahaan teknologi Meta dikabarkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 8.000 karyawan dalam waktu dekat. 

Langkah ini menjadi bagian dari restrukturisasi besar yang dilakukan perusahaan sepanjang tahun 2026.

Menurut laporan yang dikutip oleh PhoneArena, gelombang pertama PHK akan dimulai pada 20 Mei 2026. 

Jumlah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 10 persen dari total tenaga kerja global Meta.

Namun, pengurangan karyawan ini tidak berhenti di situ. Laporan yang sama menyebutkan bahwa Meta kemungkinan akan melakukan gelombang PHK lanjutan pada paruh kedua tahun 2026. 

Hingga saat ini, belum ada kepastian terkait waktu dan jumlah karyawan yang akan terdampak pada tahap berikutnya.

Keputusan ini disebut berkaitan dengan fokus Meta yang semakin besar terhadap pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). 

Seiring perkembangan AI yang semakin cepat, kebutuhan tenaga kerja di beberapa bidang diperkirakan akan berkurang.

Selain melakukan efisiensi tenaga kerja, Meta juga tengah mengembangkan proyek teknologi baru yang cukup menarik perhatian. 

Perusahaan dilaporkan sedang membuat versi AI dari CEO mereka, Mark Zuckerberg.

AI tersebut dirancang untuk meniru cara berbicara, suara, serta pernyataan-pernyataan yang pernah disampaikan oleh Zuckerberg. 

Baca juga: Apple Vision Pro Bantu Pembuatan Film Terbaru Star Wars

Tujuannya adalah untuk mempermudah komunikasi antara karyawan dan manajemen, serta memperkuat hubungan internal di dalam perusahaan.

Proyek ini juga mencerminkan perubahan arah Meta yang kini lebih fokus pada pengembangan AI, dibandingkan strategi sebelumnya yang lebih menitikberatkan pada metaverse. 

Zuckerberg sendiri disebut terlibat langsung dalam proses pengembangan AI tersebut.

Jika proyek ini berhasil, bukan tidak mungkin Meta akan mengembangkan teknologi serupa untuk tokoh lain, termasuk kreator atau influencer di masa depan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved