Selasa, 26 Mei 2026

Krisis Kredit UMKM: Cuma 2,2 Persen yang Tersentuh Bank Formal

Data tahun 2023 merekam realitas pahit, baru sekitar 2,2 persen pelaku usaha mikro dan kecil yang mampu menyentuh akses pinjaman bank formal

Tayang:
Editor: Dodi Esvandi
Tribunnews.com
MDI Ventures baru saja merilis white paper terbaru bertajuk "Catalyzing Digital Resilience and Sustainable Growth: Advancing Inclusive Innovation and AI-Driven Impact Across Indonesia's Digital Economy." Laporan ini memetakan bagaimana integrasi antara kecerdasan buatan (AI), investasi berdampak (impact investing), dan pertahanan siber bisa menjadi kunci pembuka sumbat digitalisasi UMKM agar tidak sekadar menjadi penonton pertumbuhan ekonomi. 

Secara global, tren investasi ini tumbuh 21 persen per tahun sejak 2019. 

Di sisi lain, Indonesia setidaknya membutuhkan dana jumbo sekitar US$1,7 triliun untuk menutup kesenjangan pembiayaan SDGs hingga 2030.

VP Strategy & Sustainability MDI Ventures, Alvin Evander, menjelaskan bahwa dalam mengeksekusi pendanaan, pihaknya menerapkan kerangka dual-lens.

"Kami menempatkan setiap investasi pada dua kriteria utama: kelayakan bisnis secara komersial, dan dampak yang dapat diukur sesuai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs)," kata Alvin.

Sejauh ini, pendekatan tersebut diklaim mulai memberikan daya gedor pada inklusi digital melalui beberapa portofolio mereka. 

Di antaranya penyaluran pembiayaan ke jutaan UMKM, perluasan akses mikroasuransi, hingga penguatan verifikasi identitas digital nasional. 

Ke depan, fokus investasi akan makin diarahkan pada penguatan sektor esensial seperti AI, keamanan siber, dan blockchain yang terintegrasi dengan jaringan distribusi BUMN.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved