TOPIK
Tewas Dibakar Massa
-
Polisi Ungkap Alasan Tak Sempat Cegah Massa Bakar MA
Kapolres Kabupaten Bekasi Kombes Asep Adi Saputra mengungkapkan alasan pihaknya tidak bisa membendung aksi pembakaran terhadap MA
-
Menteri Agama dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi Kunjungi Keluarga MA yang Tewas Dibakar Massa
Kepergian MA meninggalkan seorang istri yang tengah mengandung 6 bulan dan seorang anak yang masih berumur 4 tahun.
-
Sebelum Dibakar MA Cium Kaki Marbot: Maafkan Saya Pak Ustad
Asep menambahkan, meski sudah meminta maaf, massa yang sudah tersulut emosinya terus mengeroyok MA.
-
Peran Para Pengeroyok MA: Remaja 18 Tahun Penginjak Kepala, SD Penyiram Bensin dan Pembakar
Kemudian AL 18 tahun, menginjak-injak kepala, lalu AR 55 tahun, dia memukuli perut dan punggung.
-
Pria Yang Dibakar di Bekasi Tak Memiliki Catatan Kriminal
Polisi belum mengetahui, motif MA diduga melakukan pencurian amplifier tersebut
-
Penyebab Kematian Pria yang Dibakar Massa Di Bekasi Masih Dipelajari Polisi
"Kita serahkan kepada tim dokter Labfor Mabes Polri hasil autopsi terhadap jenazah korban,"
-
Marbot Musala Sempat Lerai Pembakaran Orang dan Teriak 'Ini Bukan Maling Motor!'
MA sempat meminta maaf dan mencium kaki Rojali agar massa tidak melakukan penghakiman terhadap dirinya.
-
Ketika Orangtua Pria yang Dibakar Massa di Bekasi Tak Diizinkan Ikuti Proses Autopsi di Pemakaman
"Karena itu, pak Asmawi bersedia mengikuti proses autopsi, namun justru ditolak,”
-
Korban Diduga Pelaku, Polisi Akan Hentikan Kasus Pencurian Amplifier Musala
Asep menerangkan, penyidikan kasus itu harus melewati beberapa proses administrasi. Salah satunya, polisi harus melakukan gelar perkara.
-
Polisi: Pria Yang Dibakar Diduga Pelaku Pencurian Amplifier Musala
MA juga menjual amplifier. Polisi telah memeriksa 17 saksi dalam kasus pencurian amplifier.
-
Aksi Penggalangan Dana Tembus Rp200 juta untuk Belikan Rumah Istri Pria yang Dibakar di Bekasi
Aksi penggalangan dana untuk Siti Zubaidah (25) istri dari Muhammad Al Zahra alias Joya (30), telah tembus mencapai Rp 200 juta.
-
Banyak Donatur Berdatangan, Polisi Jaga Keluarga Pria yang Tewas Dibakar di Bekasi
Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Besar Polisi Asep Adisaputra, menyebut bahwa pihaknya terus mengawal keluarga Muhammad Al Zahra alias Joya (30)
-
Donatur Berdatangan ke Rumah Almarhum Joya, Pria yang Dibakar Hidup-hidup di Bekasi
"Kami setiap hari menjaga keluarga ini supaya aman dan nyaman serta masukan dan nasehat," kata Asep di Mapolda Metro Jaya.
-
Polisi Datang ke TKP 25 Menit Setelah MA Dikeroyok, Ini Alasannya
Segerombolan massa melakukan pengeroyokan terhadap MA. Nahas, MA tewas mengenaskan.
-
Pelaku yang Teriaki MA 'Yang Enak Mah Maling Digebukin' Tidak Akui Perbuatan
Satu dari lima tersangka kasus kekerasan terhadap Muhammad Aljahra alias Zoya (30) masih bersikeras tidak mengakui perbuatannya.
-
Pria yang Dibakar Massa Sempat Cium Kaki Marbot Musala dan Berujar 'Maafkan Saya Pak Ustaz'
Muhammad Aljahra alias Zoya (30) sempat menyampaikan permintaan maaf kepada seorang marbot Musala Al Hidayah, Rojali (40).
-
SD Sengaja Beli Bensin Eceran Di Sekitar Lokasi Kejadin Sebelum Bakar MA
SD (27) pelaku pembakar Muhammad Aljahra alias Zoya (30) mengaku membeli bensin eceran sebelum menyiramkan dan membakar korban.
-
Pria Berusia 27 Tahun Ini Sengaja Beli Bensin Lalu Disiramkan Ke Tubuh MA dan Membakarnya
Polres Bekasi, telah menangkap lima tersangka dalam kasus pembakaran Muhammad Al Zahra (MA) alias Joya (30).
-
Melarikan Diri, Polisi Tembak Seorang Pelaku Pembakaran Orang di Bekasi
Polisi terpaksa melumpuhkan kaki SD (27), pelaku yang berperan menyiram bensin dan membakar Muhammad Aljahra alias Zoya (30).
-
Tiga Petunjuk Soal Amplifier Hingga Pelaku Pembakar MA Ditembak Polisi
Peristiwa seorang pria dibakar massa di Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa (1/8/2017) mulai terungkap.
-
Jimly Berharap Kasus Orang Dibakar Hidup-hidup di Bekasi Tidak Terjadi di Tempat Lain
"Kita mengecam insiden main hakim sendiri termasuk Bekasi. Itu tidak beradab. Tolong jangan main hakim sendiri," ujar Jimly.
-
Inilah Peran Lima Tersangka Kasus Pembakaran Orang di Bekasi
Polisi melakukan pengembangan kasus dengan memeriksa saksi-saksi di tempat kejadian perkara.
-
Tiga Hal yang Bikin Marbot Musala Yakin MA yang Mencuri Amplifier
Rojali (40) membeberkan tiga petunjuk sehingga ia yakin amplifier tersebut milik musala yang dijaganya.
-
LBH GP Ansor: Tindakan Main Hakim Sendiri Mengancam Sistem Hukum
Terlebih tindakan main hakim sendiri yang kerap menyasar kelompok minoritas maupun individu-individu yang dituduh sebagai pelaku tindak kriminalitas.
-
Tim Siber Polri Kejar Pengunggah Video Pembakaran Orang di Bekasi
Setyo meminta bagi masyarakat yang memiliki rekaman tersebut untuk tidak mengunggah video itu.
-
Polisi Tangkap Lagi Tersangka Kasus Pembakaran Pencuri Ampli di Bekasi
Kepolisian kembali menangkap sebanyak dua tersangka pada kasus pembakaran Muhammad Al Zahra alias Joya (30).
-
Polisi Tetapkan Lima Tersangka dalam Kasus Pembakaran Pria di Bekasi
Polrestro Bekasi menangkap tiga orang tersangka pengeroyok yang menewaskan Zoya, pria diduga pencuri amplifier Musala Al-Hidayah, Babelan, Bekasi.
-
Warga Padati Makam Pria yang Tewas Dibakar Hidup-hidup Massa di Bekasi
"Anggota Polrestro Bekasi sudah tiba di lokasi sejak pukul 08.00 WIB. Tapi tim dari forensik belum tiba, kami masih menunggunya," ujar Chalim
-
''Anak Saya Sampai Digedik dan Dibakar Hidup-hidup, Hati Saya Pedih''
Asmawi menyayangkan perbuatan anarkis yang dilakukan massa Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi, terhadap anaknya yakni Muhammad Al Zahra alias Joya
-
Ayah Pria yang Dibakar Massa di Bekasi Tegaskan Tak Pernah Didik Anak Mencuri
Asmawi meminta polisi menangkap lima pelaku lainnya yang masih buron. Bagaimana pun, perbuatan mereka bersalah
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved