TOPIK
Data Kependudukan Bocor
-
Usman Kansong mengatakan sejauh ini kasus dugaan kebocoran data pribadi bersumber dari pihak eksternal.
-
penyidik telah mengirimkan Permohonan Penerbitan Izin Khusus Sita Geledah ke PN Surabaya terkait dengan lokasi server DRC BPJS Kesehatan di PT Sigma
-
Kabag Penerangan Umum (Penum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, pihaknya telah melakukan penggeladahan terhadap Kantor BPJS Kes
-
Server BPJS Kesehatan diajukan untuk diproses penyitaan ke pengadilan negeri Surabaya. Hal ini untuk mendalami kasus kebocoran 279 juta data penduduk
-
Polri menyimpulkan data kepesertaan BPJS Kesehatan memang telah mengalami kebocoran dalam penyelidikan kasus kebocoran 279 juta data penduduk Indonesi
-
Bareskrim Polri telah melayangkan surat pemanggilan kepada 5 vendor untuk diperiksa pada 2 Juni 2021 besok.
-
Dalam sistem pertahanan dan keamanan nasional, Indonesia bisa mencontoh China dan Rusia yang paling jarang mengalami kebobolan.
-
Kominfo masih menelusuri dugaan kebocoran data pribadi penduduk Indonesia yang identik milik BPJS Kesehatan.
-
Dugaan kebocoran data pribadi penduduk Indonesia dari BPJS Kesehatan tak terlepas dari lemahnya regulasi yang mengatur perlindungan data.
-
Dugaan kebocoran data pribadi penduduk Indonesia dari BPJS Kesehatan terjadi lantaran diperjualbelikan oleh oknum di forum online.
-
sejak data BPJS yang bermasalah itu diunggah pada 12 Mei sampai diributkan di media sosial pada 20 Mei tidak terlihat ada pendeteksian.
-
PMKRI mempertanyakan kinerja Kominfo dalam pengamanan data BPJS di Indonesia. Kenapa data BPJS kesehatan 297 juta pengguna BPJS bisa bocor
-
Ia melihat jumlah empat juta ASN dengan beragam bidang dan organisasi justru dapat menjadi labirin bagi pengelolaan yang tidak ada ujungnya.
-
Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto meminta masyarakat bersabar terkait penyelidikan kasus kebocoran 279 juta data penduduk Indonesia.
-
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyebut BPJS Kesehatan telah melakukan pengamanan data secara berlapis.
-
Kasus kebocoran data telah dilaporkan ke Bareskrim Polri, lantaran diduga ada pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
-
Apa yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) saat ini hanya sekadar langkah antisipatif, namun itu tidak menyelesaikan masalah.
-
Masyarakat Indonesia dikagetkan dengan isu kebocoran data yang diduga berasal dari laman Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
-
Brigjen Rusdi Hartono mengatakan penyidik Polri tengah mengklarifikasi sejumlah pihak terkait untuk mengusut kasus tersebut.
-
Bareskrim Polri masih mendalami penyebab dugaan kebocoran 279 juta data penduduk Indonesia yang diduga berasal dari BPJS Kesehatan di jejaring interne
-
Bareskrim Polri mengajak Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk menelusuri dugaan kebocoran 279 juta data penduduk di Indonesia di jejaring interne
-
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti tidak menghadiri pemeriksaan Bareskrim Polri terkait dugaan kebocoran 279 juta data penduduk Indonesia
-
Kepala Pusat Operasi Keamanan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Brigjen Ferdinand Mahulette mendatangi gedung Bareskrim Polri, Jakarta pada Senin (2
-
Pemeriksaan ini untuk mengusut dugaan bocornya 279 juta data penduduk Indonesia di internet.
-
Tjahjo Kumolo mendukung Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mengusut tuntas kebocoran data peserta BPJS Kesehatan.
-
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menyesalkan adanya tindak jual beli data kependudukan.
-
Mardani Ali Sera menilai kejadian kebocoran data yang berulang kali terjadi di Indonesia bukanlah hal yang biasa.
-
Dengan melakukan analisa cepat terhadap satu juta sampel data itu, kesimpulan yang diambil berbeda-beda.
-
Guspardi Gaus menyebut dugaan kebocoran data 279 juta penduduk Indonesia sesuatu yang sangat memalukan dan memilukan.
-
Komisi IX DPR RI meminta aparat penegak hukum melakukan investigasi kasus dugaan kebocoran data pribadi peserta BPJS Kesehatan.