TOPIK
Dimas Kanjeng Ditangkap
-
Seorang warga Kota Solo yang menjadi korban Dimas Kanjeng selama empat bulan ini tidak terlihat di kampungnya.
-
Tak hanya memberikan terapi, Khofifah mengaku, pihaknya juga menyiapkan sarana trasportasi bagi para pengikut Kanjeng Dimas.
-
Puluhan warga Lamongan Jawa Timur yang menjadi pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi enggan pulang.
-
Meski kedok sang guru semakin nyata, tetapi tak sedikit murid Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang tetap setia.
-
Pengikut merasa terintimidasi dengan desakan untuk meninggalkan padepokan.
-
Hingga kini Polda Jawa Timur telah menerima 5 laporan korban dugaan penipuan penggandaan uang oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
-
Pembayaran mahar terakhir ia lakukan untuk menebus sebuah cincin merah delima sebesar Rp 500 juta.
-
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menetapkan status tersangka kepada Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
-
Awalnya tak terlalu jadi perhatian. Tapi belakangan Indonesia dihebohkan dengan padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
-
Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum Nahdhatul Ulama (LPBH NU) Situbondo mendirikan posko pengaduan korban dugaan penipuan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
-
Publik terus bertanya-tanya seperti apa modus dugaan penipuan melalui penggandaan uang yang dipraktikkan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
-
Tercatat ada warga Jawa Barat sebagai pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Anehnya, sampai kini mereka enggan melapor meski tahu jadi korban.
-
Seorang pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi asal Semarang diduga masih berada di padepokannya di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Probolinggo.
-
Keluarga tersebut masih percaya Dimas Kanjeng punya kesaktian membelah diri menjadi lebih dari satu orang.
-
Tak diketahui pasti alasan suaminya sampai di sana, karena sampai saat ini tak pernah bercerita soal Dimas Kanjeng.
-
"Hingga kini, mereka masih percaya yang ditangkap itu bukan Kanjeng Dimas Taat Pribadi, melainkan orang lain," ucap Sakur.
-
Tatang Hartaman memilih tinggal di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo. Ia sampai hati tak menghadiri pernikahan putrinya.
-
Sedih dan pasrah, begitu yang Neneng rasakan setelah suaminya ikut Dimas Kanjeng. Satu kali pulang ke rumah lalu menghilang entah ke mana.
-
Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf mengatakan, para korban penipuan Dimas Kanjeng perlu perhatian khusus.
-
Sebanyak lima warga Kota Semarang menjadi pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi, begini reaksi Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.
-
Warga Brebes pengikut Dimas Kanjeng enggan bertemu warga. Mereka masih percaya Dimas Kanjeng sakti dan memiliki ilmu membelah diri.
-
Sebelumnya dikabarkan, dua santri padepokan meninggal karena sakit saat berkunjung pada tahun 2013 dan 2016.
-
Komisi III juga menjawab pertanyaan awak media mengenai dugaan aliran dana Dimas Kanjeng yang mengarah ke istana dan beberapa pejabat lainnya.
-
Adrianus Meliala meminta penegak hukum sampai lembaga agama, mengambil tindakan terkait banyaknya kasus yang mengatasnamakan agama.
-
Pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang berasal dari Kabupaten Brebes sudah tiba di rumahnya di Desa Rancawuluh, Kecamatan Bulakamba.
-
Kepolisian menggandeng Bank Indonesia untuk mengecek keaslian uang dalam kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
-
Anggota Komisi III DPR RI, Adies Kadir mengaku mendapat informasi bahwa penyidik telah memblokir rekening.
-
Khofifah tidak ingin mahasiswa mencontoh Dimas Kanjeng yang mencari keuntungan tanpa bekerja keras.
-
Menurutnya, ribuan pengikut di padepokan ini memiliki latar belakang, suku, budaya, dan agama yang berbeda.
-
Para pengurus YAB ini merekrut relawan dengan membayar minimal Rp 200.000. Bagi yang menyetor uang Rp 200.000 akan mendapatkan Rp 30 juta.