TOPIK
Gempa di Nepal
-
Jumlah korban tewas di barat daya Daerah Otonomi Tibet di China menjadi 25 orang tewas
-
Sebuah pesawat transportasi militer sarat dengan persediaan dan puluhan tentara Gurkha Nepal lepas landas
-
Hingga Senin, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mencatat sebanyak 13 dari 54 WNI yang berada di Nepal masih belum dapat dihubungi.
-
Gertler, 25 tahun, berhasil mengontak ibunya di Massachusetts, AS, via telepon dan ia mendaftar status mereka di fitur baru "Safety Check"
-
Sebagian warga di ibu kota Kathmandu, Nepal, mulai melakukan kegiatan setelah gempa besar akhir pekan lalu yang sejauh ini menewaskan 3.000-an jiwa
-
Pemerintah Indonesia akan mengirimkan bantuan senilai US$ 1 juta
-
Bencana tersebut juga membuat negara-negara sahabat berbondong-bondong mengirimkan bantuan, termasuk Indonesia.
-
Kami menghimbau masyarakat yang ingin membantu, seperti kita dibantu dulu di Aceh, oleh dunia kita dibantu besar-besaran
-
Presiden Nepal Ram Baran Yadav terpaksa mengungsi semalaman di dalam tenda
-
Presiden Nepal, Ram Baran Yadav, terpaksa tinggal di tenda darurat, setelah kantor sekaligus kediamannya retak diterpa gempa
-
Dan Fredinburg yang mengepalai divisi privasi proyek Google X merupakan satu dari 17 pendaki lainnya yang meninggal dalam bencana tersebut
-
Dalam rekaman berdurasi 5 menit 38 detik itu, terlihat bagaimana dahsyatnya gempa meruntuhkan kontruksi bangunan baik gedung, rumah, maupun jalan.
-
Bollinger mengatakan bahwa kemungkinan akan ada gempa lagi, yang lebih banyak dan besar.
-
Tiga pendaki asal Bandung yang pergi ke Puncak Everest, Nepal membawa misi penelitian.
-
Dan Fredinburg, tewas akibat longsor di Gunung Everest yang disebabkan oleh gempa berskala 7.9 richter di Nepa
-
Kantor berita Reuters melaporkan, total korban jiwa yang sudah meninggal akibat gempa di Nepal, sudah mencapai 3.218 orang.
-
Ribuan korban gempa Nepal menghabiskan malam kedua di tempat terbuka hingga Senin dini hari
-
ASEAN siap untuk memberikan bantuan kepada negara yang terkena gempa di Nepal yang mengakibatkan banyak korban
-
Kadek berangkat dari Bandung bersama istrinya Alma Parahita (32) dan seorang rekannya Jeroen Hehuwat (39) untuk mendaki di Gunung Everest.
-
Sebuah rekaman video memperlihatkan momen menakutkan ketika longsor menyapu tenda pendaki di kaki Himalaya usai gempa mengguncang Nepal.
-
Gempa yang juga mengguncang Tibet dan India ini dinyatakan sebagai yang terburuk dalam 81 tahun.
-
Dana Moneter Internasional mengatakan pada hari Minggu (26/4/2015) siap untuk mengirim tim ke Nepal
-
Tim advance Lembaga Kemanusiaan Dompet Dhuafa, rencananya hari ini Senin (27/4/2015) akan berangkat ke Kathmandu Nepal.
-
"Semoga saja bisa kembali selamat. Pemerintah juga belum memberi kabar yang jelas," ujarnya.
-
Médecins Sans Frontières atau Dokter Lintas Batas mengirim empat tim staf medis dan non-medis ke Nepal untuk membantu korban.
-
Tim-tim penyelamatan meningkatkan upaya pertolongan terhadap para korban gempa di Nepal, Minggu (26/4/2015).
-
PKPU sendiri akan terus berkoordinasi dan menjalin komunikasi dengan Pemerintah Republik Indonesia
-
Terakhir dilaporkan, jumlah yang meninggal mencapai 2.300 orang
-
Mereka adalah Kadek Andana (26) dan Alma Parahita (32)
-
Tiga pendaki gunung Indonesia asal Bandung yang tengah berada di Nepal, hingga kini belum berhasil dikontak.
© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved