TOPIK
Kasus Pembelian Tanah DKI
-
Bermasalah, 552 Unit Rumah Susun Cengkareng Barat Batal Dibangun
Diduga dokumen kepemilikan lahan yang dimiliki Toeti palsu.
-
Wagub DKI Ikut Teken Pembelian Lahan Cengkareng
Djarot diperiksa penyidik selama kurang lebih 2,5 jam. Dia keluar pukul 11.30 dan mengaku penyidik menanyakan 10 hal
-
Djarot Minta Wartawan Tanyakan Penyidik Bareskrim Terkait Pemeriksaannya
Wakil Gubernur DKI Jakarta irit bicara usai diperiksa Bareskrim atas kasus pembelian lahan seluas 4,6 hektare di Cengkareng.
-
Ikut Paraf Lokasi Cengkareng, Djarot Diperiksa Bareskrim
Djarot mengatakan kasus ini diawali dengan adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
-
Bareskrim Periksa Wagub Djarot
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot S Hidayat pagi ini, Jumat (22/7/2016) dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.
-
Kasus Lahan Cengkareng Masih dalam Pengumpulan Bahan Keterangan
Data yang dikumpulkan oleh KPK harus benar-benar yang mengungkap fakta.
-
Kejagung Serahkan Kasus Lahan Cengkareng Barat ke Bareskrim Polri
Kami menerima surat pemberitahuan penyidikan itu beberapa hari yang lalu.
-
Periksa Puluhan Orang Termasuk Ahok, Bareskrim Belum Tetapkan Tersangka Lahan Cengkareng
Selain Ahok, rencananya Jumat (22/7/2016) nanti penyidik juga akan memeriksa Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot.
-
Setelah Ahok, Kini Djarot Dipanggil Bareskrim
Toeti mengklaim lahan di Cengkareng Barat sebagai lahan miliknya.
-
DPRD Bentuk Pansus Soroti Kasus Pembelian Lahan Cengkareng Barat
Pemberian opini WDP merupakan yang ketiga kalinya secara beruntun.
-
Ahok: Kita Laporin Proses Beli Lahan Cengkareng
Kurang lebih empat jam Ahok memberikan keterangan di Bareskrim.
-
Yusril: KPK, Jaksa dan Polisi Lambat Tangani Dugaan Korupsi Jual Beli Lahan di Jakbar
Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menyoroti pembelian tahan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta seluas 4,6 hektar
-
Kasus Tanah Cengkareng, Wagub Djarot: Hasil Temuan BPK Ada Kerugian Negara
Djarot Saiful Hidayat seolah membenarkan adanya temuan kerugian negara dalam pembelian tanah seluas 4,7 hektare di Cengkareng
-
Begini Cerita Sang Pengantar Uang Upaya Gratifikasi Lahan Cengkareng Barat
Menurut ceritanya, Sukmana diberikan uang dalam posisi tidak bisa menolak.
-
Mendadak, Lurah Cengkareng Barat Dicopot
Sobirin menyebut bahwa pergantian ini dilakukan tiba-tiba.
-
Kadis Perumahan Baru Janji Berantas Pejabat Jadi Mafia Tanah
Selain memanfaatkan aset Pemda, Arifin juga akan melakukan pembenahan birokrasi.
-
Kabareskrim: Kasus Lahan Cengkareng Baru Koordinasi, Belum Laporan
Pelaporan dilakukan karena ia meyakini ada mafia yang terlibat dalam kasus tersebut.
-
Ahok Copot Ika Siang Ini
Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta Ika Lestari Aji akan dicopot dari jabatannya
-
Warga Kuasai 120 Hektar Lahan Milik Pemprov DKI
Selanjutnya Riswan mengaku heran, lahan milik Pemprov DKI bisa dikuasai oleh warga secara ilegal selama bertahun-tahun.
-
'Mau Pecat Ibu? Ya itu Kan Kewenangan Pimpinan, Ya Kan'
Ia telah menyerahkan proses tersebut kepada mantan Kepala Bidang Pembangunan Perumahan Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta Sukmana
-
Ahok: 'Sekarang Proses Hukum Aja'
Pasalnya, DPGP diketahui, membeli lahan rusun seluas 4,6 hektar, seharga Rp 648 miliar yang sebenarnya sudah menjadi aset Pemprov DKI Jakarta.
-
Kasus Lahan Rusun Cengkareng, Idrus Nilai Ahok Aneh
Ahok juga menaruh curiga kepada mantan Lurah Cengkareng Barat yang diduga ikut menerima uang gratifikasi tersebut
-
Ahok Sebut Badan Aset DKI Tak Respon Pengurusan Lahan Cengkareng
Tapi, karena sejak putusan MA pada 2012 lalu, yang menyatakan lahan itu milik Pemprov DKI tidak diurus
-
Ahok: 'Dia Pikir Saya Demen Duit, Saya Sudah Bilang, Aku Enggak Demen Duit'
Ahok menuding ada bagi-bagi uang sekitar Rp 200 miliar yang dilakukan anak buahnya terkait pembelian lahan rusun
-
Ahok Berharap PPATK Telusuri Aliran Dana 'Pemulus' Pembelian Lahan Cengkareng
Selain PPATK, Ahok juga sudah berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dan polisi.
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved